Berebut Pasar Swab Antigen

Rabu, 07 Juli 2021 - 06:12 WIB
loading...
Berebut Pasar Swab Antigen
Meningkatnya kasus Covid-19 turut mendorong kebutuhan swab antigen di masyarakat. FOTO/WIN CAHYONO
A A A
JAKARTA - Di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat, sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan menawarkan layanan swab antigen dengan harga bervariasi mulai dari Rp74.000 hingga Rp89.000. Promosi ini terlihat di kawasan Jakarta Selatan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sendiri telah menetapkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan swab test antigen sebesar Rp250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp275.000 untuk daerah di luar Pulau Jawa. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran nomor HK.02.02/I/4611/2020 yang dikeluarkan pada tanggal 18 Desember 2020. Sementara batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR Rp900.000.

Selain memasang spanduk promosi harga dan dijamin asli, mereka juga memasang spanduk bertuliskan hasil tes swab dapat keluar selama 15-30 menit. Selama beberapa hari terakhir tempat tersebut selalu ramai dikunjungi konsumen. Seperti layaknya tukang pulsa yang mempromosikan harga kuota.

Baca juga: TKA Asal China Masuk Sulsel Dikarantina dan Tunggu Hasil Swab PCR Keluar

Alat promosi itu memantik perhatian karena berukuran huruf besar yang menyebut harga tes risiko infeksi Covid-19 di masing-masing tempat, antara lain Kalibata, Pancoran, Duren Tiga, Kalibata, Buncit Raya, hingga Kemang. Dalam sehari satu klinik bisa melayani ratusan orang yang melakukan swab antigen.

Setiap tempat memberi catatan yang menjelaskan alat di fasilitas kesehatan tersebut sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjawab keraguan warga karena ada kasus kecurangan penggunaan daur ulang alat antigen hingga PCR. Salah satu yang memasang harga tarif murah adalah RS Jakarta medical Center (JMC) sebesar Rp84.000.

Rumah sakit ini bahkan memasang baliho berukuran besar berisi harga tes tersebut di gedung rumah sakit dengan huruf kapital yang mencolok. Hanya beberapa ratus meter dari RS JMC ke arah Mampang Prapatan, terdapat Klinik Pratama Medika yang mematok tarif Rp79.000. Klinik ini selalu ramai didatangi warga yang hendak melakukan tes deteksi Covid-19.

Abdi Ryanda, 38, warga Bangka mengaku rela antre untuk melakukan pemeriksaan swab antigen karena harganya murah. Di tempat lain kata dia, tarif yang dipatok berkisar Rp180.000-Rp250.000. “Saya mau keluar kota dan ini salah satu syaratya, dari pada harus di tempat lain mahal mending disini saja,” katanya saat ditemui di KORAN SINDO.

Baca juga: Ngeyel Masuk Surabaya Tanpa Hasil Swab dan Vaksin, Pemuda Ini Tetap Disuruh Putar Balik

Klinik OMDC yang berada di Jalan Warung Buncit Raya arah Ragunan juga menyediakan layanan tes swab Antigen mematok tarif dengan harga Rp89.000. Biaya ini sudah termasuk alat tes swab antigen dan layanan pengambilan sampel. Sementara Klinik Kirana Medika yang berada disebelahnya memasang tarif Rp77.000.

Pihak Klinik Kirana Medika bahkan sampai mencetak dua baliho berwarna merah berukuran besar yang bertuliskan, 'Dokter + obat 39.000. Swab antigen Rp77.000. 24 jam'. Bahkan untuk meyakinkan ditulis juga "Dijamin asli Kemenkes (bukan daur ulang)," sebagaimana tertulis dalam ukuran besar di banner terpampang di depan klinik tersebut.

Harga murah yang ditemukan KORAN SINDO di Kawasan Jakarta Selatan berbanding terbalik dengan harga resmi dari salah satu layanan online. Di layanan online tersebut yang menaungi sejumlah rumah sakit di Jakarta memasang tarif di atas Rp150.000.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Terbitkan Surat...
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Kebijakan Terbaru, Pemerintah...
Kebijakan Terbaru, Pemerintah Hapus Tes PCR dan Antigen bagi Pelaku Perjalanan
Satgas Covid-19 Imbau...
Satgas Covid-19 Imbau ASN Tes Swab Sebelum Berkantor
5.000 Alat Swab Antigen...
5.000 Alat Swab Antigen Disumbangkan ke Ekuador
Cara Industri Ritel...
Cara Industri Ritel Menyelamatkan Diri di Masa Pemulihan
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Omicron, Pemerintah Siapkan 1.011 Rumah Sakit
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Cegah Pandemi Covid-19...
Cegah Pandemi Covid-19 Berikutnya, Menkes Budi: Jangan Tunggu Patogen Hewan Loncat ke Manusia
Rekomendasi
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved