Indonesia Darurat COVID-19, CENTRIS Nilai China Harus Tanggung Jawab
Senin, 05 Juli 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Sikap China ini dinilai telah menyebabkan tragedi kemanusiaan semakin meluas dunia termasuk di Indonesia yang saat ini tengah menghadapi hanyaman gelombang kedua pandemi COVID-19.
Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) terpaksa mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di seluruh wilayah Jawa dan Bali untuk menekan penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat setiap harinya.
Adagium Salus Populi Suprema Lex Eston, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, yang menjadi pedoman dasar Presiden Joko Widodo melindungi masyarakat, dinilai CENTRIS sangat tepat untuk mengurangi angka kematian rakyat Indonesia akibat COVID-19 dan menekan angka sebaran virus mematikan asal China ini.
“Coba lihat berita di media massa nasional atau situs resmi Satgas COVID-19, setiap hari banyak (rakyat) yang meninggal gegara COVID-19. Angka kasus COVID-19 tiap hari semakin tinggi. Belum lagi ekonomi kita diprediksi tidak akan bertahan di masa pandemi ini, China harus bertanggung jawab,” tegas AB Solissa.
CENTRIS menilai masyarakat dunia termasuk Indonesia dapat meniru langkah beberapa negara dunia seperti Amerika Serikat, Eropa termasuk Australia yang mengajukan gugatan hukum seperti muncul di Florida, Amerika Serikat (AS), yang menuntut Pemerintah China untuk memberikan ganti rugi terkait dengan penyebaran COVID-19.
Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) terpaksa mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di seluruh wilayah Jawa dan Bali untuk menekan penyebaran COVID-19 yang semakin meningkat setiap harinya.
Adagium Salus Populi Suprema Lex Eston, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, yang menjadi pedoman dasar Presiden Joko Widodo melindungi masyarakat, dinilai CENTRIS sangat tepat untuk mengurangi angka kematian rakyat Indonesia akibat COVID-19 dan menekan angka sebaran virus mematikan asal China ini.
“Coba lihat berita di media massa nasional atau situs resmi Satgas COVID-19, setiap hari banyak (rakyat) yang meninggal gegara COVID-19. Angka kasus COVID-19 tiap hari semakin tinggi. Belum lagi ekonomi kita diprediksi tidak akan bertahan di masa pandemi ini, China harus bertanggung jawab,” tegas AB Solissa.
CENTRIS menilai masyarakat dunia termasuk Indonesia dapat meniru langkah beberapa negara dunia seperti Amerika Serikat, Eropa termasuk Australia yang mengajukan gugatan hukum seperti muncul di Florida, Amerika Serikat (AS), yang menuntut Pemerintah China untuk memberikan ganti rugi terkait dengan penyebaran COVID-19.
Lihat Juga :