PPKM Mikro di Tengah Lonjakan Corona Dinilai Tetap Sulit Dikendalikan
Sabtu, 26 Juni 2021 - 04:43 WIB
loading...
A
A
A
Slamet menuturkan, pada dasarnya PPKM skala mikro memiliki konsep yang bagus untuk menekan laju virus corona. Namun permasalahannya pada saat impelementasi di lapangan hanya elemen pemerintah saja yang siap untuk menjalankan kebijakan tersebut.
Sedangkan pranata masyarakat terkecil nonpemerintah seperti RT ataupun RW nampak belum siap untuk menjalankan kebijakan ini. Padahal sejatinya PPKM Mikro membutuhkan sinergitas antara elemen pemerintah seperti perangkat desa, lurah, kecamatan, TNI-Polri dengan masyarakat yang diwakili oleh RT/RW.
"Tapi kalau PPKM Mikro berjalan juga bagus. Cuma masalahnya ketua RT, ketua RW, apakah sudah siap melakukan PPKM Mikro gitu loh. Yang siap cuma pemerintah," tutur Slamet.
Karena itu, Slamet berpendapat kebijakan terbaik untuk menahan laju virus corona di Tanah Air yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, saat ini varian delta yang notabene lebih cepat menular telah masuk ke Tanah Air.
"Permasalahannya PPKM kurang optimal karena organ di bawah (seperti) RT/RW itu gak jalan. Itu yang jadi masalah. Jadi lebih baik kita kembali ke PSBB seperti pertama kali pandemi. Kita lakukan PSBB sperti itu cuma dimodifikasi setengah hari atau seperempat hari (agar ekonomi bisa berjalan)," terangnya.
Sedangkan pranata masyarakat terkecil nonpemerintah seperti RT ataupun RW nampak belum siap untuk menjalankan kebijakan ini. Padahal sejatinya PPKM Mikro membutuhkan sinergitas antara elemen pemerintah seperti perangkat desa, lurah, kecamatan, TNI-Polri dengan masyarakat yang diwakili oleh RT/RW.
"Tapi kalau PPKM Mikro berjalan juga bagus. Cuma masalahnya ketua RT, ketua RW, apakah sudah siap melakukan PPKM Mikro gitu loh. Yang siap cuma pemerintah," tutur Slamet.
Karena itu, Slamet berpendapat kebijakan terbaik untuk menahan laju virus corona di Tanah Air yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, saat ini varian delta yang notabene lebih cepat menular telah masuk ke Tanah Air.
"Permasalahannya PPKM kurang optimal karena organ di bawah (seperti) RT/RW itu gak jalan. Itu yang jadi masalah. Jadi lebih baik kita kembali ke PSBB seperti pertama kali pandemi. Kita lakukan PSBB sperti itu cuma dimodifikasi setengah hari atau seperempat hari (agar ekonomi bisa berjalan)," terangnya.
Lihat Juga :