Sebanyak 107 Kasus COVID-19 dari Varian Delta Terdeteksi di Indonesia
Jum'at, 18 Juni 2021 - 14:33 WIB
loading...
Jubir Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan per 18 Juni 2021 total ada 107 kasus COVID-19 dari varian Delta atau yang dikenal B1617 dari India yang telah menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Foto/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi mengatakan per 18 Juni 2021 total ada 107 kasus COVID-19 dari varian Delta atau yang dikenal B1617 dari India yang telah menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia.
“Sudah ada 107 kasus varian Delta. Di Sumatera Selatan, Jatim, Kaltim dan Kalteng saat ini baru ditemukan masing masing 3 kasus,” ujar Nadia dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021). Baca juga: Penyekatan Langkah Baik untuk Menekan Penularan COVID-19 di Bangkalan
Sehingga, kini total kasus COVID-19 dari varian Delta 107 yang tersebar di Sumatera Selatan sebanyak 3 kasus, DKI Jakarta 20 kasus, Jawa Tengah ada 75 kasus, Kalimantan Tengah ada 3 kasus, Kalimantan Timur 3 kasus, dan Jawa Timur 3 kasus.
Nadia mengatakan varian baru ini diketahui dari testing Whole Genome Sequencing (WGS). Namun, daerah yang menjadi target pengetesan ini adalah di daerah dengan tingkat peningkatan kasus secara signifikan.
“Ada kriterianya untuk pengambilan sampel whole genom sekuensing ya termasuk pada daerah yang terjadi peningkatan kasus secara signifikan,” papar Nadia.
Diketahui, WGS ini dilakukan karena dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan yang tepat. Dan hasil WGS digunakan untuk mengendalikan distribusi varian COVID-19 yang menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.
Kemarin, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat proses WGS di laboratorium dari yang sebelumnya membutuhkan waktu 2 minggu menjadi 1 minggu.
“Sudah ada 107 kasus varian Delta. Di Sumatera Selatan, Jatim, Kaltim dan Kalteng saat ini baru ditemukan masing masing 3 kasus,” ujar Nadia dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021). Baca juga: Penyekatan Langkah Baik untuk Menekan Penularan COVID-19 di Bangkalan
Sehingga, kini total kasus COVID-19 dari varian Delta 107 yang tersebar di Sumatera Selatan sebanyak 3 kasus, DKI Jakarta 20 kasus, Jawa Tengah ada 75 kasus, Kalimantan Tengah ada 3 kasus, Kalimantan Timur 3 kasus, dan Jawa Timur 3 kasus.
Nadia mengatakan varian baru ini diketahui dari testing Whole Genome Sequencing (WGS). Namun, daerah yang menjadi target pengetesan ini adalah di daerah dengan tingkat peningkatan kasus secara signifikan.
“Ada kriterianya untuk pengambilan sampel whole genom sekuensing ya termasuk pada daerah yang terjadi peningkatan kasus secara signifikan,” papar Nadia.
Diketahui, WGS ini dilakukan karena dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan kesehatan yang tepat. Dan hasil WGS digunakan untuk mengendalikan distribusi varian COVID-19 yang menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.
Kemarin, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat proses WGS di laboratorium dari yang sebelumnya membutuhkan waktu 2 minggu menjadi 1 minggu.
Lihat Juga :