Pemerintah Diharapkan Tak Lengah dalam Menghadapi Wabah Corona

Senin, 20 April 2020 - 13:26 WIB
loading...
Pemerintah Diharapkan...
Wabah pandemi virus Corona atau Covid-19 telah membuat semua sektor sibuk dalam menanggulanginya. Tapi, apakah tepat jika semua sektor hanya ikut-ikutan sibuk. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wabah pandemi virus Corona atau Covid-19 telah membuat semua sektor di pemerintahan sibuk dalam menanggulanginya. Tapi, apakah tepat jika semua sektor hanya ikut-ikutan sibuk bahkan ada kementerian yang malahan sibuk sendiri membuat aturan baru yang justru melemahkan salah satu BUMN energi di negeri ini.

"Pemerintah diharapkan tidak lengah terhadap kondisi pascawabah corona ini berlalu, karena akan ada tantangan sangat berat menunggu negeri ini mulai tahun 2021 dan seterusnya," kata mantan Wakil Komisi VI DPR, Inas N Zubir, Senin (20/4/2020).
Pemerintah Diharapkan Tak Lengah dalam Menghadapi Wabah Corona

Menurut Inas, salah satu persoalan APBN yang perlu dibenahi dan dibutuhkan ketegasan dari pemerintah adalah masalah subsidi yang tidak pernah jelas konsepnya dari tahun ke tahun.

"Di mana pemerintah berkali-kali gagap dan gagal dalam menerapkan subsudi tertutup atau subsidi orang/rumah tangga untuk LPG bahkan opsi menerbitkan kartu Combo pun akhirnya tidak jelas juntrungannya," ucap Inas.

Dewan Penasehat DPP Partai Hanura ini menjelaskan, padahal TNP2K atau Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan mengatakan, dengan menggunakan skema distribusi subsidi tertutup LPG 3Kg, akan ada penghematan keuangan negara karena subsidi LPG yang tepat sasaran.

"Jika kita bicara basis data kemiskinan, maka sumbernya adalah TNP2K, dimana menurut TNP2K populasi yang rentan miskin ada 25,7 juta rumah tangga, dan apabila angka tersebut diasumsikan sebagai rumah tangga yang mendapat subsidi dari APBN misalnya senilai Rp50.000,- per bulan per rumah tangga, maka diperkirakan subsidi LPG 3 kilogram yang perlu dianggarkan di APBN senilai Rp15.42 triliun," ungkapnya.

Menurut dia, seandainya menggunakan data APBN pada tahun 2019 di mana subsidi terhadap barang yakni LPG 3 kg, maka angkanya adalah subsidi sebesar 6,97 juta metrik ton LPG atau senilai Rp75.22 triliun.
"Angka tersebut terpaut jauh dengan subsidi kepada orang/rumah tangga dari perhitungan diatas, artinya akan diperoleh efisiensi sebesar Rp58.8 triliun dari subsidi LPG," tegasnya.

Kemudian sambung Inas, dengan basis data yang dimiliki oleh PLN bahwa terdapat 24 juta pelanggan 450 VA yang disubsidi dan 7 juta pelanggan 900 VA yang disubsidi kemudian diasumsikan mendapa subsidi dari APBN sebesar Rp40.000,- maka yang perlu dicairkan sebesar Rp14.88 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved