Ketidakpastian Baru dan Gejala-gejala yang Mengiringinya

Rabu, 09 Juni 2021 - 08:04 WIB
loading...
A A A
Ketidakpastian (uncertainty) dalam organisasi secara umum dapat diukur dari dua aspek, yaitu magnitude (besaran, tingkat, skala) dan duration (waktu: hari, pekan, bulan, tahun). Pandemi telah melampaui semua kriteria ketidakpastian yang diukur pada kondisi normal. Dari sisi besaran atau skala, kondisi ini sudah terjadi secara global dan nyaris tidak ada satupun entitas yang tidak terdampak. Dari sisi durasi, tidak ada ketidakpastian yang tidak berakhir. Namun pandemi telah memaksa akal pikiran kita untuk memprediksi, kapan semuanya akan berakhir.

Sektor-sektor industri tertentu, sebagian entitasnya sudah menyerah. Industri penerbangan misalnya, nyaris menimbulkan dampak yang beruntun dan meluas dan cepat. Industri pariwisata dan hospitalities demikian juga.

Gejala-gejala tumbangnya entitas organisasi bisnis/korporasi, biasanya diawali dengan ketidakmampuan manajemen puncak dan menengah membaca dan bereaksi atas keterpukulan proses bisnis yang mereka alami dan bagaimana menyelamatkannya di tengah waktu yang terus berjalan. Harus diingat, durasi menjadi salah satu kunci yang harus segera dimitigasi dalam kerangka atau satuan waktu yang lebih detail (jam, hari, pekan, bulan).

Gejala-gejala tersebut dapat diidentifikasi dari berbagai keputusan, pernyataan, atau tanggapan yang dapat kita simak secara terbuka. Terdapat empat gejala yang pada umumnya terjadi. Pertama, bias atau falsifikasi optimisme. Bias atau falsifikasi ini pada umumnya bisa melanda setiap individu/pegawai ataupun secara kolektif pada organisasi, mulai dari yang paling puncak sampai yang paling bawah. Pada umumnya, bias ini ditandai dengan sikap atau langkah yang ambigu dan gamang atas situasi yang berkembang. Para direksi, manager, sampai dengan staf, terjebak pada kondisi bahwa organisasi mereka baik-baik saja.

Kedua, ketidakstabilan informasi. Lihatlah dari yang paling dasar. Kita mengalami dan merasakan sendiri, suatu informasi bisa berubah-ubah dengan cepat. Obat A katanya cocok untuk penyakit ini. Tiba-tiba, setelah jangka waktu tertentu, info itu tidak lagi valid. Cobalah periksa, berapa kali kita mengalami situasi seperti itu, hanya selama masa pandemi ini? Tidak hanya urusan kesehatan, informasi tentang prosedur, cara kerja, sampai dengan cara hidup, terus berubah dan berubah lagi. Itulah tanda-tanda ketidakstabilan informasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Rekomendasi
Tantri Kotak Nyaris...
Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton, Arda Naff Buka Suara
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
Berita Terkini
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved