Amnesty Internasional Sebut TKW Mirip Lipsus Orde Baru, Bakal Merembet ke Lembaga Lain
Selasa, 08 Juni 2021 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Usman mengaku bukan sedang menyalahkan Orde Baru. Dia hanya menjelaskan rezim saat ini menggunakan cara yang sama dengan Orde Baru untuk mempertahankan kekuasaan.
"Kita tidak sedang tidak menyalahkan orde baru. Kita sedang mempersoalkan pemerintahan saat ini yang menggunakan cara-cara orde baru yang menggunakan Pancasila sebagai senjata politik untuk menyingkirkan orang-orang yang tidak sejalan dengan kekuasaan," jelasnya.
Baca juga: Usman Hamid: Melawan Korupsi dan Kedzaliman Wajib Dilindungi Bukan Disingkirkan
Usman menilai TWK yang saat ini merontokkan 51 orang terbaik di KPK tentu akan membahayakan. Dia menilai selain KPK sistem TWK juga akan menjangkiti lembaga-lembaga lainnya.
"Model TWK seperti ini adalah ciri khas seperti yang dilakukan oleh rezim otoriter ini kalau dibiarkan akan merenggut kemerdekaan sipil," pungkasnya.
"Kita tidak sedang tidak menyalahkan orde baru. Kita sedang mempersoalkan pemerintahan saat ini yang menggunakan cara-cara orde baru yang menggunakan Pancasila sebagai senjata politik untuk menyingkirkan orang-orang yang tidak sejalan dengan kekuasaan," jelasnya.
Baca juga: Usman Hamid: Melawan Korupsi dan Kedzaliman Wajib Dilindungi Bukan Disingkirkan
Usman menilai TWK yang saat ini merontokkan 51 orang terbaik di KPK tentu akan membahayakan. Dia menilai selain KPK sistem TWK juga akan menjangkiti lembaga-lembaga lainnya.
"Model TWK seperti ini adalah ciri khas seperti yang dilakukan oleh rezim otoriter ini kalau dibiarkan akan merenggut kemerdekaan sipil," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :