Demokrat-Golkar Dinilai Bisa Kembalikan Masa Gemilang SBY-JK

Minggu, 06 Juni 2021 - 21:33 WIB
loading...
Demokrat-Golkar Dinilai...
etua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat bertemu dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu. Foto/Instagram @agusyudhoyono
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Syahrial Nasution mewacanakan koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar pada Pilpres 2024.

Menurut dia, koalisi ini bisa mengulangi masa-masa gemilang pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla pada 2004-2009.

Dalam cuitannya di akun Twitter @syahrial_nst, Minggu (6/6/2021), Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat ini menyatakan, koalisi Demokrat-Golkar pada Pilpres 2024 berpeluang untuk penyelamatan ekonomi di masa depan.

Dia juga menulis, masa-masa gemilang pemerintahan SBY-JK sangat mungkin diulang kembali oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Menurut Syahrial, kombinasi ini pun akan mampu mengembalikan demokrasi pada relnya.Baca juga: Pasang Kuda-kuda Pilpres 2024, Parpol Mulai Berani Munculkan Jagoannya

SINDOnews sudah meminta izin Syahrial untuk mengutip cuitan tersebut. Berikut ini cuitannya: "Koalisi Demokrat dan Golkar pada Pilpres 2024 berpeluang untuk penyelamatan ekonomi di masa depan. Masa-masa gemilang pemerintahan @SBYudhoyono dan @Pak_JK sangat mgkn diulang kembali oleh @AgusYudhoyono dan @airlangga_hrt. Kombinasi ini pun akan mampu mengembalikan demokrasi pd relnya."

Untuk diketahui, syarat mengusung pasangan calon presiden-calon wakil presiden minimal memiliki 115 kursi DPR. Koalisi Golkar dan Demokrat sudah melampaui ambang batas tersebut. Golkar memiliki 85 kursi, Demokrat 54 kursi. Jika digabung, koalisi Golkar-Demokrat memiliki 139 kursi.Baca juga: Soal Polemik KPK, Partai Demokrat: Tunggu Kami di 2024
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Kebijakan WFH ASN Berpotensi...
Kebijakan WFH ASN Berpotensi Hemat APBN Capai Rp6,2 Triliun
Breaking News! WFH ASN...
Breaking News! WFH ASN Setiap Hari Jumat
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rekomendasi
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved