Antisipasi Teroris KKB, Penduduk Sipil Diminta Dipindahkan dari Zona Bahaya

loading...
Antisipasi Teroris KKB, Penduduk Sipil Diminta Dipindahkan dari Zona Bahaya
Komnas HAM meminta kepada memindahkan penduduk sipil dari kawasan zona berbahaya di Kabupaten Puncak, Papua, yang menjadi lokasi keganasan teroris KKB. Foto/Satgas Nemangkawi
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepada pihak berwajib memindahkan penduduk sipil dari kawasan zona berbahaya di Kabupaten Puncak, Papua, yang menjadi lokasi keganasan teroris kelompok kriminal bersenjata ( KKB ).

Baca juga: KKB Semakin Brutal usai Bunuh Warga Pendatang, Kepala Desa dan 4 Keluarganya Ditembak Mati

Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara mengatakan, pemerintah daerah harus mengidentifikasi penduduk yang berada di lokasi tersebut untuk dipindahkan. Setiap penduduk juga harus dipastikan kebutuhan dasarnya.

"Memastikan penduduk sipil berada di zona aman. Selain memastikan pemerintah daerah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan dasar warga," kata Beka Ulung Hapsara saat dihubungi MNC Portal, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Pembakaran dan Baku Tembak antara Pasukan Elit TNI-Polri dengan KKB Terjadi saat Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga

Dalam upaya meredam terjadinya bentrok yang menimbulkan korban jiwa tersebut, pemerintah harus mengambil langkah dialog dengan KKB.



"Para pihak yang memiliki otoritas dan pengambil kebijakan terus mengupayakan jeda kemanusiaan dan dialog supaya suasana damai terbangun," jelasnya.

Diketahui, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) semakin brutal. Mereka mengusai bandara dan terbaru menembak mati lima orang yakni kepala kampung dan para anggota keluarganya.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol Iqbal Alqudussy mengatakan, saat ini tim gabungan belum bisa menjangkau lokasi. Sebab terjadi kontak tembak di sekitar Bandara Aminggaru Ilaga.

"Saat ini korban masih berada di Eromaga, belum bisa dievakuasi," kata Kombes Pol Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top