Kasus Covid-19 Melonjak, BNPB Kirim Ratusan Prajurit TNI ke Kudus
Kamis, 03 Juni 2021 - 09:15 WIB
loading...
BNPB mengirimkan ratusan prajurit TNI untuk membantu pelaksanaan PPKM Mikro menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami lonjakan yang signifikan pascalibur Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Sebanyak 450 prajurit TNI pun diturunkan dan akan ditugaskan untuk membantu operasi penegakan protokol kesehatan 3M dan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah Kabupaten Kudus.
Kemarin, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito pun bertolak ke Kabupaten Kudus. Dia menggeber langkah menuju ke zona merah di Kabupaten Kudus untuk melihat secara langsung permasalahan di lapangan, terkait adanya lonjakan kasus di ‘Kota Kretek’ tersebut. Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenkes Percepat Vaksinasi di Kudus dan Cilacap
Hal itu dilakukan sekaligus untuk memastikan apakah yang selama ini sampai ke telinganya melalui berbagai sumber termasuk pemberitaan media benar-benar terjadi di lapangan. Sehingga pihaknya dapat segera mengambil kebijakan yang tepat terkait penanganan Covid-19. “Untuk melihat secara langsung apakah apa yang disampaikan dalam berita itu sesuai dengan nyatanya atau tidak,” jelas Ganip dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/6/2021). Baca juga: BKN Sebut 14.868 Peserta Telah Ikuti Tes SKD CPNS Sekolah Kedinasan
Disisi lain, dia juga memahami bahwa kasus yang dihadapi adalah permasalahan bersama. Oleh karena itu, Ganip beserta jajaran berkomitmen untuk membantu dan mendorong pemerintah daerah untuk mengendalikan kasus Covid-19 melalui berbagai langkah-langkah yang tepat dan terpadu. “Kita akan dorong semoga penanganan Covid-19 ini menjadi lebih baik dan kasus dapat dikendalikan,” kata Ganip.
Dalam hal ini, Ganip juga menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan beberapa bantuan lain meliputi tenda isolasi 2 buah, masker kain 20.000 lembar, masker kain anak 10.000 lembar dan handsanitizer sebanyak 20 jeriken dengan kapasitas 4 liter.
Kemarin, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito pun bertolak ke Kabupaten Kudus. Dia menggeber langkah menuju ke zona merah di Kabupaten Kudus untuk melihat secara langsung permasalahan di lapangan, terkait adanya lonjakan kasus di ‘Kota Kretek’ tersebut. Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenkes Percepat Vaksinasi di Kudus dan Cilacap
Hal itu dilakukan sekaligus untuk memastikan apakah yang selama ini sampai ke telinganya melalui berbagai sumber termasuk pemberitaan media benar-benar terjadi di lapangan. Sehingga pihaknya dapat segera mengambil kebijakan yang tepat terkait penanganan Covid-19. “Untuk melihat secara langsung apakah apa yang disampaikan dalam berita itu sesuai dengan nyatanya atau tidak,” jelas Ganip dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/6/2021). Baca juga: BKN Sebut 14.868 Peserta Telah Ikuti Tes SKD CPNS Sekolah Kedinasan
Disisi lain, dia juga memahami bahwa kasus yang dihadapi adalah permasalahan bersama. Oleh karena itu, Ganip beserta jajaran berkomitmen untuk membantu dan mendorong pemerintah daerah untuk mengendalikan kasus Covid-19 melalui berbagai langkah-langkah yang tepat dan terpadu. “Kita akan dorong semoga penanganan Covid-19 ini menjadi lebih baik dan kasus dapat dikendalikan,” kata Ganip.
Dalam hal ini, Ganip juga menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan beberapa bantuan lain meliputi tenda isolasi 2 buah, masker kain 20.000 lembar, masker kain anak 10.000 lembar dan handsanitizer sebanyak 20 jeriken dengan kapasitas 4 liter.
Lihat Juga :