Sinovac Dapat Legalitas WHO, DPR: Melegakan Kita Semua karena Jadi Syarat Haji

Rabu, 02 Juni 2021 - 13:07 WIB
loading...
Sinovac Dapat Legalitas...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzili menyambut baik pengumuman itu, karena vaksin Covid-19 yang mendapatkan legitimasi WHO menjadi salah satu syarat haji 2021. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menyetujui vaksin Sinovac atau CoronaVac produksi China untuk penggunaan darurat atau emergency use listing (EUL) pada Selasa (1/6/2021) kemarin.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzili menyambut baik pengumuman itu, karena vaksin Covid-19 yang mendapatkan legitimasi WHO menjadi salah satu syarat haji 2021. "Nah, tentu ketika terbitnya persetujuan WHO terhadap vaksin Sinovac tentu melegakan kita semua. Dengan demikian maka seharusnya kita semua tidak ragu lagi bahwa Sinovac vaksin yang dapat digunakan dalam keadaan darurat untuk masyarakat Indonesia yang memang sebagian besar sudah menggunakan vaksin tersebut," kata Ace kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Baca juga: WHO Setujui Vaksin COVID Sinovac, Vaksin Kedua Buatan China yang Diakui

Apakah persetujuan vaksin ini membuka harapan Haji 2021 bagi Indonesia, menurut politikus Partai Golkar ini, kalau pun Indonesia diberikan kuota haji oleh Arab Saudi tahun ini, tentu Indonesia harus menyambut dengan baik. Tapi, harus dipastikan ketentuan mengenai vaksin ini "Namun harus dipastikan memang kendala vaksin ini sudah tidak menjadi masalah bagi kita," sambungnya.

Adapun faktor lain yang menjadi parameter pemberian kuota haji, Ace menjelaskan bahwa itu menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi. Dan saat Arab Saudi membuka izin penerbangan terhadap 11 negara, hal itu tidak berkaitan dengan haji. Baca juga: Dubes Saudi: Belum Ada Pengumuman Resmi Vaksin Sinovac Bisa untuk Haji

Dan jika kuota haji ini dikaitkan dengan penanganan Covid-19, lanjut Ace, Amerika Serikat (AS) juga tidak begitu baik penanganan Covidnya, Inggris pun tempat di mana varian baru Covid-19 ditemukan, begitu juga Italia. "Saya mengambil contoh itu. Jadi karena itu kita tidak bisa mengukur bahwa kebijakan tentang itu dikaitkan dengan Penanganan Covid-19. Jadi karena itu kita tidak bisa mengukur bahwa kebijakan tentang itu dikaitkan dengan penanganan Covid-19," ungkap Ace.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
3 Syarat Dapat Insentif...
3 Syarat Dapat Insentif Konversi Motor BBM ke Listrik Rp7 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved