Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan, Satgas: Buah dari Mereka yang Mudik

Minggu, 30 Mei 2021 - 10:41 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Meningkat...
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kasus Covid-19 naik secara signifikan pascalibur Lebaran Idul Fitri tahun ini, yakni sebesar 32,01%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kasus Covid-19 naik secara signifikan pascalibur Lebaran Idul Fitri tahun ini, yakni sebesar 32,01%.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Hery Trianto pun mengatakan memang ada kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan. Meskipun, katanya, ada beberapa faktor penyebab terjadinya kasus Covid-19. “Kalau kita lihat dalam satu pekan terakhir terjadi kenaikan yang cukup signifikan, ini terjadi memang ada eskalasi kenaikan kasus secara keseluruhan. Kemudian memang pada awal-awal lebaran itu testingnya berkurang karena sebagian petugasnya itu masih cuti ya, masih lebaran,” ungkap Hery dalam keterangannya, Minggu (30/5/2021). Baca juga: 5 Hari Sembunyi di Tumpukan Mayat dan Gigitan Semut Selamatkan Nyawa Prajurit Kopassus di Papua

Hery pun mengatakan kenaikan kasus Covid-19 mulai terasa dengan terbentuknya klaster-klaster baru di sejumlah daerah. “Tetapi memang secara kumulatif terjadi kenaikan dan ternyata itu terasa dengan terbentuknya klaster-klaster baru di sejumlah daerah yang mungkin ini sekarang jumlahnya sudah belasan yang sedang terus di antisipasi,” katanya. Baca juga: Jadi King Maker, Siapa Jago Jokowi di Pilpres 2024?

“Termasuk klaster dari Cilacap yang awak kapal dari India, yang 12, yang memaksa salah satu rumah sakit di sana juga ditutup. Kemudian kita juga dari klaster pemudik, kita mulai temukan banyak sekali kasus di Jakarta dan Bogor, itu sehingga kenaikannya itu dalam jumlah yang cukup tinggi. Tidak hanya satu atau dua rumah bisa melibatkan puluhan bahkan lebih dari 60, kita sebutnya jadi klaster permukiman,” ungkap Hery.

Hery pun mengatakan pembentukan klaster permukiman ini akibat para pemudik yang pulang kemudian tetap melakukan silaturahmi sehingga menyebabkan penularan Covid-19. “Jadi ini klaster permukiman ya, dan ini adalah buah dari mereka yang pulang dari mudik kemudian tetap melakukan silaturahmi kemudian terjadi penularan kepada yang lain. Ini tentu saja sesuatu yang tidak kita inginkan, tetapi memang masyarakat sebagian tidak atau mengabaikan larangan bepergian pada periode liburan kemarin, sehingga sekarang ini kita memanen dari apa yang kita perbuat,” papar Hery.

Hery mengatakan kenaikan Covid-19 sebesar 32,01% itu sangat tinggi. Apalagi, jika kenaikan kasus tersebut adalah akibat dari varian-varian baru Covid-19 dari Inggris, Afrika Selatan, dan juga India. “Jadi 32% kenaikan itu sangat tinggi. Dan memang jika ini akibat dari varian-varian terbaru yang kita temukan. Dan jumlahnya terus terus meningkat baik yang dari Inggris, Afrika Selatan maupun yang dari India,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Rekomendasi
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Berita Terkini
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Hari Ini Prabowo dan...
Hari Ini Prabowo dan PM Singapura Bertemu Bahas Kerja Sama Bilateral hingga Isu Global
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved