Menemukan Keseimbangan Antara Kerja dan Keluarga

Kamis, 27 Mei 2021 - 16:14 WIB
loading...
A A A
Cobalah amati dan telusuri teman, kolega, saudara di sekeliling kita. Pukul enam pagi kadang-kadang sudah rapat. Jam sepuluh atau sebelas malam, kadang-kadang juga masih memelototi gawai untuk mengikuti pertemuan. Sambil makan siang atau malam, ada juga yang sibuk di depan laptop untuk mengerjakan sesuatu.

Baca juga: WHO Sebut Warga Asia Tenggara Paling Berisiko Jam kerja Panjang

Mereka yang sudah terlampau jenuh, mengeluh bahwa kerja mereka sekarang 24 jam sehari. Mereka yang sudah hampir frustrasi, bilang hari libur atau akhir pekan masih harus diperas keringat, otak, dan tenaganya untuk bekerja. Nyaris tidak ada ruang untuk keperluan pribadi atau keluarga.

Keseimbangan Optimum
Gelombang kedua pandemi sedang di depan mata. India yang paling parah. Singapura dan Malaysia sedang kembali menutup diri menghindari kemungkinan menjadi seperti India. Sementara pandemi yang sudah melewati batas psikologis satu tahun telah membuat perekonomian dan kehidupan sosial berantakan. Kita sedang berjuang memulihkannya.

Setelah melewati perjalanan sulit, ekonomi kita menunjukkan tanda-tanda menggeliat, meskipun belum berhasil melewati angka pertumbuhan positif. Tetapi trennya meningkat. Beberapa kantor dan usaha mulai mengupayakan kembalinya para pekerja di kantor-kantor, meskipun belum menuju ke angka normal sebagaimana sebelum pandemi.

Baca juga: Awas! 745.000 Orang Per Tahun Tewas Akibat Kelebihan Jam Kerja
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved