Pemudik Diimbau Waspadai Jalur Tol Fungsional Semarang-Yogyakarta
Jum'at, 28 Maret 2025 - 20:50 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memantau arus mudik di GT Kalikangkung, Semarang, Jumat (28/3/2025). FOTO/DINAR FM
A
A
A
SEMARANG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan para pemudik agar berhati-hati saat melintasi jalur tol fungsional Semarang-Yogyakarta. Meski menjadi salah satu alternatif rute mudik, jalur ini disebut masih belum memiliki fasilitas yang lengkap.
"Beberapa catatan yang juga tentunya kita minta untuk diwaspadai karena ada jalur tol fungsional dari Semarang ke Jogja, juga cukup besar arusnya," kata Listyo di GT Kalikangkung, Jumat (28/3/2025).
Tol fungsional Semarang-Yogyakart melanjutkan ruas tol Semarang-Solo ke tol Solo-Yogyakarta, kemudian ruas Klaten-Prambanan yang dibuka fungsional sepanjang 8,6 km, dilanjutkan dengan ruas Prambanan-Kalasan sepanjang 7 km. Namun, sebagai jalur fungsional, belum semua standar keselamatan terpenuhi, termasuk rambu, penerangan, dan area darurat.
"Mohon selalu diingatkan, masyarakat juga harus hati-hati, karena masih belum terlalu lengkap fasilitas jalurnya," kata Kapolri.
Petugas di lapangan diminta terus melakukan pengawasan dan memberikan imbauan secara langsung kepada para pengemudi. Kecepatan kendaraan pemudik untuk jalur ini diminta untuk terus diawasi guna mencegah kemungkinan kecelakaan. "Kecepatan tolong selalu diawasi, agar semuanya bisa berjalan dengan baik," katanya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada Jumat (28/3/2025) malam hingga Sabtu (29/3/2025) dini hari. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama di tengah potensi hujan yang masih mengintai.
"Beberapa catatan yang juga tentunya kita minta untuk diwaspadai karena ada jalur tol fungsional dari Semarang ke Jogja, juga cukup besar arusnya," kata Listyo di GT Kalikangkung, Jumat (28/3/2025).
Tol fungsional Semarang-Yogyakart melanjutkan ruas tol Semarang-Solo ke tol Solo-Yogyakarta, kemudian ruas Klaten-Prambanan yang dibuka fungsional sepanjang 8,6 km, dilanjutkan dengan ruas Prambanan-Kalasan sepanjang 7 km. Namun, sebagai jalur fungsional, belum semua standar keselamatan terpenuhi, termasuk rambu, penerangan, dan area darurat.
"Mohon selalu diingatkan, masyarakat juga harus hati-hati, karena masih belum terlalu lengkap fasilitas jalurnya," kata Kapolri.
Petugas di lapangan diminta terus melakukan pengawasan dan memberikan imbauan secara langsung kepada para pengemudi. Kecepatan kendaraan pemudik untuk jalur ini diminta untuk terus diawasi guna mencegah kemungkinan kecelakaan. "Kecepatan tolong selalu diawasi, agar semuanya bisa berjalan dengan baik," katanya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada Jumat (28/3/2025) malam hingga Sabtu (29/3/2025) dini hari. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama di tengah potensi hujan yang masih mengintai.
Lihat Juga :