Sentil Keras Ganjar Pranowo, PDIP Mainkan Model Marketing Politik Tradisional
Senin, 24 Mei 2021 - 10:50 WIB
loading...
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengakui tidak mengundang Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam sebuah acara di Kota Semarang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengakui tidak mengundang Gubernur Jawa Tengah (Jateng) G anjar Pranowo dalam acara Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya yang dihadiri Puan Maharani di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu 22 Mei 2021.
Baca juga: Ganjar Disebut Berambisi Nyapres, Kondisi Internal PDIP Memanas
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto secara terang-terangan mengaku sikap Ganjar kelewatan terkait ambisinya menjadi presiden mendatang.
Baca juga: Heboh Ganjar Pranowo Dicueki PDIP, Arief Poyuono Bicara Keinginan Rakyat soal Pilpres 2024
Menanggapi hal itu, Direktur Esekutif Indonesian Presidential Studies (IPS)-Jakarta, Nyarwi Ahmad menilai, PDIP mengedepankan model pemasaran politik traditional yang berbasis pada ideologi partai politik (Parpol). "Di sini Parpol ditempatkan sebagai elemen terpenting," ujar Nyarwi, Senin (24/5/2021).
Baca juga: Ganjar Disebut Berambisi Nyapres, Kondisi Internal PDIP Memanas
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto secara terang-terangan mengaku sikap Ganjar kelewatan terkait ambisinya menjadi presiden mendatang.
Baca juga: Heboh Ganjar Pranowo Dicueki PDIP, Arief Poyuono Bicara Keinginan Rakyat soal Pilpres 2024
Menanggapi hal itu, Direktur Esekutif Indonesian Presidential Studies (IPS)-Jakarta, Nyarwi Ahmad menilai, PDIP mengedepankan model pemasaran politik traditional yang berbasis pada ideologi partai politik (Parpol). "Di sini Parpol ditempatkan sebagai elemen terpenting," ujar Nyarwi, Senin (24/5/2021).
Lihat Juga :