Ganjar Disebut Berambisi Nyapres, Kondisi Internal PDIP Memanas

Minggu, 23 Mei 2021 - 14:25 WIB
loading...
Ganjar Disebut Berambisi Nyapres, Kondisi Internal PDIP Memanas
Belum juga masuk masa pemilihan presiden (Pilpres) 2024, namun situasi internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah mulai memanas. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Belum juga masuk masa pemilihan presiden (Pilpres) 2024, namun situasi internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sudah mulai memanas. Tanda-tanda ini terbaca dari pernyataan yang dikemukakan Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah (Jateng), Bambang Wuryanto.

Baca juga: Ini Tiga Kriteria Capres 2024 yang Bakal Diusung PDIP

Bambang menyatakan, dalam kegiatan Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya yang dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021), Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo tidak diundang.

Baca juga: Puan Maharani Minta Seluruh Kader PDIP Solid dan Kompak dalam Satu Barisan

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, ojo keminter (Kalau kamu pintar, jangan kepintaran)," kata Bambang.

Baca juga: Airlangga Sebut Penanganan Pandemi Makin Baik, PDIP Ingatkan Jangan Lengah

Menurut dia, DPD PDIP sebenarnya sudah memberikan sinyal jika sikap Ganjar yang terlalu ambisi dengan jabatan presiden tidak baik. Sementara belum ada instruksi dari Ketua Umun Megawati Soekarnoputri. Di sisi lain itu tidak baik bagi keharmonisan partai yang wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum.

"Wis tak kode sik (Sudah saya kode dulu). Kok soyo mblandang, ya tak rodo atos (Kok Semakin maju, ya tak agak keras). Saya dibully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya,'' ucapnya.

Dia kembali mengingatkan jika elektabilitas saat ini belum bisa dijadikan patokan dalam pertempuran Pilpres yang sesungguhnya. Elektabilitas saat ini hanya terdongkrak dari pemberitaan dan medsos. Hal itu mudah dikalahkan dalam pertarungan secara riil.

Hal ini dia sampaikan bukan sebagai teguran bagi Ganjar yang juga kader PDI Perjuangan. "Ini bukan teguran, karena ia merasa lebih tinggi dari kita (DPD PDIP Jateng). Ia merasa yang bisa menegur hanya Ibu (Ketua Umum Megawati Soekarnoputri)," katanya.

Saat ditanyakan apakah Ganjar sudah menyatakan terang-terangan akan nyapres? "Kalau dia menjawab, saya kan tidak mengatakan mau nyapres. Ya kalau bicaranya pada tingkat ranting partai, ya silakan. Tapi kalau dengan orang politik, ya pasti sudah paham arahnya ke mana," ujarnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1908 seconds (11.210#12.26)