Pekerja Migran Dites PCR dan Divaksin, Jadi Bukti Negara Hadir

Kamis, 06 Mei 2021 - 16:05 WIB
loading...
Pekerja Migran Dites...
Respons Moeldoko memberi atensi untuk mencarikan solusi bagi para Pekerja Migran Indonesia yang wajib melakukan tes PCR dan vaksinasi Covid-19, diapresiasi. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Respons positif Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dengan memberikan atensi untuk mencarikan solusi bagi para Pekerja Migran Indonesia yang wajib melakukan tes PCR dan vaksinasi Covid-19 merupakan bukti bahwa negara hadir dan menghormati keberadaan PMI.

Baca juga: Gugatan Kubu Moeldoko Gugur, Kubu AHY: Berani Gugat tapi Tidak Berani Hadir
Pekerja Migran Dites PCR dan Divaksin, Jadi Bukti Negara Hadir

Upaya yang tengah dilakukan KSP itu berdasar keinginan agar biaya tes PCR dan vaksinasi Covid-19 tidak membebani calon PMI yang menjadi ujung tombak perolehan devisa negara di luar negeri.

Hal tersebut menjadi bagian dari pernyataan Milenial Muslim Bersatu (MMB) yang disuarakan Ketua Umum MMB, Khairul Anam. Baca juga: Ledek Gugatan yang Gugur, Demokrat: Moeldoko dkk Cuma Pepesan Kosong

"Pernyataan Pak Moeldoko yang mewanti-wanti semua pihak agar tidak membebani para calon Pekerja Migran Indonesia, dan tidak menjadikan biaya tes PCR maupun vaksinasi sebagai area yang merugikan rakyat kecil, menegaskan concern dan hadirnya negara untuk memuliakan mereka," kata Anam, Kamis (6/5/2021).

"Hal tersebut menjadi tambahan bukti, bahwa pemerintah sangat menghargai fungsi, peran dan keberadaan PMI dalam pembangunan ekonomi negara kita," tambahnya.

Baca juga: Tak Serius Sikat Cikeas, Gugatan Kubu Moeldoko Dinyatakan Gugur
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Kolaborasi UICI-KP2MI...
Kolaborasi UICI-KP2MI Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Migran
Kontribusi Remitansi...
Kontribusi Remitansi Pekerja Migran Indonesia dan Filipina terhadap Kesejahteraan Publik dan PDB
Rapat Bersama DPR, Apjati...
Rapat Bersama DPR, Apjati Dorong Reformasi Total Regulasi Penempatan PMI
Bareskrim Ungkap Kasus...
Bareskrim Ungkap Kasus TPPO, 9 Pekerja Migran Indonesia Diimingi Gaji Rp9 Juta di Kamboja
Perlindungan terhadap...
Perlindungan terhadap Awak Kapal Perikanan Dinilai Masih Rapuh, Ratifikasi ILO C188 Mendesak
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
Rekomendasi
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved