Harbolnas Ramadan dan Subsidi Ongkir

Jum'at, 30 April 2021 - 07:11 WIB
loading...
A A A
Memang, menarik dicermati perkembangan ekonomi digital sepanjang masa pandemi korona sangat pesat. Selain peta kompetisi bisnis para pelaku usaha berubah, juga perilaku konsumen bergeser. Telah terjadi shifting pola konsumsi barang dan jasa dari luring (offline) ke daring (online) dengan trafik peningkatan sekitar 15% hingga 20%. Selain itu sebanyak 37% konsumen baru bermain pada ekonomi digital dan sebanyak 45% pelaku usaha menawarkan jualan lewat e-commerce.

Lebih jauh, tercatat produk domestik bruto (PDB) ekonomi digital pada 2020 sebesar USD 44 miliar atau tumbuh sekitar 11% dari 2019. Mengutip prediksi dari Mckinsey Global Institute (MGI), ekonomi digital akan mampu berkontribusi USD 130 miliar hingga USD 150 miliar bagi pertumbuhan PDB Indonesia pada 2025 mendatang. Menyikapi potensi ekonomi digital tersebut strategi pemerintah adalah memanfaatkan empat pilar fondasi guna merealisasi ekonomi digital terdepan, mendorong inklusivitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pola perilaku belanja masyarakat yang bergeser dari konvensional (offline) menjadi online memang harus diantisipasi sedemikian rupa. Pemerintah wajib ikut ambil bagian dengan membuat regulasi yang bersahabat bagi para pelaku usaha hingga pemberian sejumlah insentif. Pemberian beri subsidi ongkir Harbolnas Ramadan untuk pembelian produk dalam negeri sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadikan produk Indonesia menjadi tuan di negeri sendiri. Subsidi ongkir memang terasa aneh terdengar di telinga, tetapi pada prinsipnya adalah bagian dari upaya pemerintah memulihkan perekonomian nasional. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tekanan Fiskal dan Belanja...
Tekanan Fiskal dan Belanja Berkualitas
Politik, Iman, dan Belanja:...
Politik, Iman, dan Belanja: Mesin Peradaban Manusia
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
Lumbung Digital Nasional
Lumbung Digital Nasional
ShopeeVIP, Pilihan Smart...
ShopeeVIP, Pilihan Smart Shopper untuk Belanja Pintar
Bikin Bangga! Pusat...
Bikin Bangga! Pusat Produk Indonesia Hadir di Jantung Kota Melbourne
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Rekomendasi
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved