Harbolnas Ramadan dan Subsidi Ongkir

Jum'at, 30 April 2021 - 07:11 WIB
loading...
Harbolnas Ramadan dan...
Pemerintah akan memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir) untuk Harbolnas yang akan digelar pada H-10 dan H-5 Lebaran. (SINDOnews/Wawan Bastian)
A A A
AYO, belanja dan meriahkan Hari Belanja Nasional (Harbolnas) Ramadan. Apa istimewanya Harbolnas Ramadan? Ternyata pemerintah akan memberikan subsidi ongkos kirim (ongkir) untuk Harbolnas yang akan digelar pada H-10 dan H-5 Lebaran. Pemerintah dikabarkan bakal menggelontorkan anggaran subsidi ongkir sebesar Rp500 miliar. Kebijakan subsidi ongkir untuk belanja produk nasional adalah bagian dari upaya pemerintah mendorong daya beli masyarakat. Untuk menyukseskan Harbolnas Ramadan pemerintah telah merangkul sejumlah platform digital. Tidak hanya pemerintah, platform digital yang akan terlibat dalam Harbolnas kali ini juga sepakat berkontribusi dalam subsidi ongkir.

Harbolnas Ramadan memang sebuah momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Sebelumnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan sejumlah kebijakan insentif mulai dari potongan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor, potongan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi sektor properti, dan menjelang Lebaran pemberian subsidi ongkir belanja online. Semua langkah yang ditempuh pemerintah tersebut tidak lain sebagai upaya mendorong konsumsi masyarakat menjelang Lebaran.

Untuk memeriahkan Harbolnas Ramadan, Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga, membeberkan bahwa targetnya minimal akan diikuti sebanyak 200 toko online di bawah payung idEA. Dukungan lain datang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan belanja online gratis ongkir untuk produk nasional. Sandiaga yang sempat menduduki sejenak kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta menilai kegiatan belanja online nasional salah satu langkah yang tepat untuk membangkitkan perekonomian nasional yang terpapar Covid-19.

Gelaran Harbolnas bukan hanya bertujuan membangkitkan daya beli masyarakat dengan memberikan subsidi ongkir, tetapi bagian dari upaya mengentaskan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk berjualan online. Sejak Harbolnas digelar pada 2018, hingga tahun lalu terus menunjukkan peningkatan transaksi, dari sebesar Rp6,1 triliun pada 2018 naik menjadi Rp9,1 triliun pada 2019 dan tahun lalu nilai transaksi melonjak hingga sebesar Rp11,6 triliun. Adapun nilai transaksi Harbolnas 2020 untuk produk lokal tercatat sebesar Rp5,6 triliun.

Selain itu pihak idEA mengklaim dalam sepanjang masa pandemi korona (Covid-19) mereka telah mengantarkan pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan memanfaatkan platform digital. Berdasarkan data publikasi dari idEA, terdapat 3,8 juta UMKM go digital melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). Angka tersebut melebih target yang dipatok sebanyak 2 juta UMKM digital hingga akhir tahun lalu. Angka tersebut terus melaju dan mencapai sebanyak 4,8 juta UMKM hingga akhir Maret 2021. Wajar saja kalau pemerintah begitu peduli sebagaimana diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa UMKM digital adalah kunci pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan sebanyak 30 juta UMKM go digital pada 2030.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tekanan Fiskal dan Belanja...
Tekanan Fiskal dan Belanja Berkualitas
Politik, Iman, dan Belanja:...
Politik, Iman, dan Belanja: Mesin Peradaban Manusia
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
Lumbung Digital Nasional
Lumbung Digital Nasional
ShopeeVIP, Pilihan Smart...
ShopeeVIP, Pilihan Smart Shopper untuk Belanja Pintar
Bikin Bangga! Pusat...
Bikin Bangga! Pusat Produk Indonesia Hadir di Jantung Kota Melbourne
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Rekomendasi
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Berita Terkini
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved