Harkitnas dan Idul Fitri Jadi Penyemangat Lawan Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau hal tersebut konsisten dijalankan dari pusat sampai ke daerah-daerah atau bisa satu bahasa, satu kata dan satu komando dalam kebijakan, mungkin ini akan memiliki efek yang kuat untuk mendorong masyarakat untuk tetap tinggal di rumah,” ucap Adnan.
Adnan menjelaskan, puasa Ramadhan sebenarnya juga menjadi salah satu penolong untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Apabila tidak dalam bulan puasa, kata dia, biasa jadi penularan Covid-19 lebih luas.
“Untung saja ada puasa sehingga bisa meredam, karena orang berada di rumah lebih punya ‘harga’ dan lebih punya nilai untuk beribadah, kualitas ibadahnya lebih baik. Jadi puasa ini sangat menolong untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Dia menyerukan perlu kesadaran bersama seperti persamaan sebagai sesama korban dari pandemi ini baik korban yang lemah dan korban yang masih kuat secara ekonomi.
“Nah yang kuat ini membantu yang lemah. Ada rezeki yang bisa di-sharing dan dibagi supaya jangan sampai krisis Covid-19 ini dari awalnya adalah krisis kesehatan menjadi krisis ekonomi. Terutama kesenjangan yang sangat berbahaya karena bisa memicu krisis sosial, jadi jangan sampai kesenjangan itu terjadi ” tuturnya
.
Adnan menjelaskan, puasa Ramadhan sebenarnya juga menjadi salah satu penolong untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Apabila tidak dalam bulan puasa, kata dia, biasa jadi penularan Covid-19 lebih luas.
“Untung saja ada puasa sehingga bisa meredam, karena orang berada di rumah lebih punya ‘harga’ dan lebih punya nilai untuk beribadah, kualitas ibadahnya lebih baik. Jadi puasa ini sangat menolong untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Dia menyerukan perlu kesadaran bersama seperti persamaan sebagai sesama korban dari pandemi ini baik korban yang lemah dan korban yang masih kuat secara ekonomi.
“Nah yang kuat ini membantu yang lemah. Ada rezeki yang bisa di-sharing dan dibagi supaya jangan sampai krisis Covid-19 ini dari awalnya adalah krisis kesehatan menjadi krisis ekonomi. Terutama kesenjangan yang sangat berbahaya karena bisa memicu krisis sosial, jadi jangan sampai kesenjangan itu terjadi ” tuturnya
.
(dam)
Lihat Juga :