Politikus PDIP Minta Penganiaya Perawat di Palembang Diproses Hukum

Sabtu, 17 April 2021 - 02:21 WIB
loading...
Politikus PDIP Minta...
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Muchammad Nabil Haroen angkat bicara soal peristiwa penganiayaan terhadap perawat di rumah sakit Siloam, Palembang. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Muchammad Nabil Haroen angkat bicara soal peristiwa penganiayaan terhadap perawat di rumah sakit Siloam, Palembang. Dia mendesak aparat penegak hukum menindak tegas pelaku.

"Terkait penganiayaan perawat di RS Siloam Palembang, harus ada tindakan hukum untuk menyelesaikan kasus ini," kata pria yang akrab disapa Gus Nabil dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/4/2021).

Bagaimana pun, kata dia, penganiayaan terhadap perawat, dokter atau tenaga kesehatan tidak dibenarkan. Sebab, tenaga kesehatan mempunyai standar etik dan profesional yang harus dijaga bersama.

Baca juga: Pegawai RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien

"Mereka juga bekerja dalam rangka pengabdian untuk sesama, penganiayaan itu merupakan kejahatan. Pihak berwajib harus mengusut kasus ini, agar tidak menjadi peristiwa buruk yang berulang di kemudian hari," ujarnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama menuturkan saat ini di tengah pandemi, profesi perawat sedang mengalami krisis dan tantangan hebat. Beban mereka, katanya, bertambah drastis dan juga saat pandemi saat ini betul-betul tantangan hebat bagi tenaga kesehatan.

"Kami dari Komisi IX mendukung upaya peningkatan SDM, profesionalitas dan pelayanan dari tenaga kesehatan kita. Sekaligus, masyarakat seyogyanya mendukung dan mengapresiasi kerja keras serta pengabdian tenaga kesehatan, baik perawat maupun dokter," katanya.

Baca juga: Bom Makassar, Gus Nabil Ajak Kuatkan Ukhuwwah Kebangsaan
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Rekomendasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved