Berstatus Wilayah Hijau dari Corona, 124 Daerah Siap Dibuka
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:29 WIB
loading...
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Manoarfa menyebut dari ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia masih ada yang menjadi wilayah hijau dari Corona. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Manoarfa menyebut dari ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia masih ada yang menjadi wilayah hijau dari Corona. Setidaknya terdapat 124 daerah yang sama sekali belum ada kasus terkonfirmasi positif.
“Ada 124 kabupaten/kota yang siap untuk dibuka karena sampai saat ini wilayahnya hijau,” ujaranya, Rabu (20/5/2020). (Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada Transmisi Lokal)
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo membenarkan bahwa terdapat 124 kabupaten/kota yang tidak ada laporan kasus terkonfirmasi positif Corona. Namun pihaknya masih akan terus melakukan monitoring.
“Namun dalam beberapa hari ke depan, Gugus Tugas tentu akan memonitor melalui laporan dari Gugus Tugas Provinsi kabupaten/kota, apakah ada tambahan kasus atau tidak,” jelasnya.
Dia menyebutkan 124 daerah tersebut antara lain di Provinsi Aceh terdapat 14 kabupaten/kota. Lalu di Banten 1 kabupaten/kota, Bengkulu 1 kabupaten/kota, Gorontalo 1 kabupaten/kota, Jambi 1 kabupaten/kota, Jawa Barat 1 kabupaten/kota, Jawa Tengah 1 kabupaten/kota, dan Kalimantan Barat 2 kabupaten/kota.
“Ada 124 kabupaten/kota yang siap untuk dibuka karena sampai saat ini wilayahnya hijau,” ujaranya, Rabu (20/5/2020). (Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada Transmisi Lokal)
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo membenarkan bahwa terdapat 124 kabupaten/kota yang tidak ada laporan kasus terkonfirmasi positif Corona. Namun pihaknya masih akan terus melakukan monitoring.
“Namun dalam beberapa hari ke depan, Gugus Tugas tentu akan memonitor melalui laporan dari Gugus Tugas Provinsi kabupaten/kota, apakah ada tambahan kasus atau tidak,” jelasnya.
Dia menyebutkan 124 daerah tersebut antara lain di Provinsi Aceh terdapat 14 kabupaten/kota. Lalu di Banten 1 kabupaten/kota, Bengkulu 1 kabupaten/kota, Gorontalo 1 kabupaten/kota, Jambi 1 kabupaten/kota, Jawa Barat 1 kabupaten/kota, Jawa Tengah 1 kabupaten/kota, dan Kalimantan Barat 2 kabupaten/kota.
Lihat Juga :