Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Riau, Menko Polkam: Negara Komitmen Pencegahan Dini
Jum'at, 06 Maret 2026 - 10:15 WIB
loading...
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan apel kesiapsiagaan Karhutla 2026 ini merupakan upaya pemerintah lakukan pencegahan dini. Foto/SindoNews
A
A
A
RIAU - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemeko Polkam) menggelar apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 digelar di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan tersebut merupakan komitmen kuat pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran dan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat serta lingkungan,” tegas Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Jumat (6/3/2026).
Djamari menyebut apel kesiapsiagaan ini menjadi penanda dimulainya langkah antisipatif secara lebih dini, terpadu, dan tegas dalam menghadapi potensi karhutla. “Kesiapsiagaan adalah kunci, karena dalam karhutla, kecepatan respons dan ketepatan koordinasi menentukan apakah api bisa dikendalikan sejak awal atau justru menjadi bencana besar,” ujarnya.
Baca juga: Petugas Gabungan Masih Berusaha Padamkan Karhutla Parigi Moutong
Djamari mengungkapkan karhutla merupakan hal yang sangat penting untuk dapat diatasi. “Bukan hanya sekadar untuk keselamatan wilayah, keselamatan manusia yang ada di dalamnya, kesehatan dan sebagainya, tetapi juga ada nama baik bangsa dan negara di hadapan dunia terkait penanggulanannya,” jelasnya.
“Apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran dan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat serta lingkungan,” tegas Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Jumat (6/3/2026).
Djamari menyebut apel kesiapsiagaan ini menjadi penanda dimulainya langkah antisipatif secara lebih dini, terpadu, dan tegas dalam menghadapi potensi karhutla. “Kesiapsiagaan adalah kunci, karena dalam karhutla, kecepatan respons dan ketepatan koordinasi menentukan apakah api bisa dikendalikan sejak awal atau justru menjadi bencana besar,” ujarnya.
Baca juga: Petugas Gabungan Masih Berusaha Padamkan Karhutla Parigi Moutong
Djamari mengungkapkan karhutla merupakan hal yang sangat penting untuk dapat diatasi. “Bukan hanya sekadar untuk keselamatan wilayah, keselamatan manusia yang ada di dalamnya, kesehatan dan sebagainya, tetapi juga ada nama baik bangsa dan negara di hadapan dunia terkait penanggulanannya,” jelasnya.
Lihat Juga :