KPU Diingatkan agar Pemungutan Suara Ulang Perhatikan Hari-hari Besar

loading...
KPU Diingatkan agar Pemungutan Suara Ulang Perhatikan Hari-hari Besar
Komisioner KPU RI Arief Budiman meminta jajarannya yang diperintahkan untuk menggelar PSU tersebut menyiapkannya secara matang. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan persidangan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Tahun 2020. Hingga hari terakhir putusan, Senin 22 Maret 2021, sebagian dari perkara yang ditindaklanjuti diperintahkan untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU).

Baca juga: Diperintahkan MK Gelar PSU, KPU: 7 Daerah Butuh Anggaran Tambahan

Menanggapi perintah MK tersebut, Komisioner KPU RI Arief Budiman meminta jajarannya yang diperintahkan untuk menggelar PSU tersebut menyiapkannya secara matang. Salah satunya, terkait waktu daripada penyelenggaraannya.

Baca juga: Kapolres dan Dandim Jakpus Cek Pengamanan Gereja Katedral



Arief mengingatkan, agar penyelenggara PSU memerhatikan kembali hari-hari besar maupun keagamaan saat menentukan kapan PSU maupun penghitungan suara ulang dilaksanakan. Meskipun, kata dia, jajarannya telah menentukan kapan PSU maupun penghitungan suara dilakukan.

"Penting untuk melihat kembali ada tidaknya tanggal yang dapat bersentuhan dengan hari besar maupun keagamaan," kata Arief dalam keterangannya yang dikutip, Senin (28/3/2021).

Baca juga: Bawaslu Minta KPU Segera Terbitkan Jadwal Tahapan PSU

Sementara, komisioner KPU lainnya I Dewa Kade Wiarsa Raka meminta agar sosialisasi terkait hari pelaksanaan PSU dan penghitungan suara ulang gencar disampaikan kepada masyarakat. Menurut dia, hal ini penting dalam rangka meningkatkan kembali antusias masyarakat dalam pemilihan ulang tersebut.

"Juga meminta sedari dini berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan agar memberikan izin bagi karyawannya untuk memberikan hak suara," ujar Dewa.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top