Kisruh Demokrat Bikin Oposisi di Parlemen Semakin Tak Berdaya

Sabtu, 20 Maret 2021 - 08:25 WIB
loading...
Kisruh Demokrat Bikin...
Kisruh Partai Demokrat Bikin oposisi di parlemen semakin tak berdaya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kisruh internal Partai Demokrat (PD) masih berlanjut. Kedua kubu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko masih bersitegang.

Perang opini dan perang urat saraf terus dilancarkan masing-masing kubu. Terkait hal itu, kisruh Partai Demokrat dinilai membuat peran oposisi di parlemen semakin tak berdaya. Sebab, oposisi saat ini tinggal Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Baca juga: Rekomendasi Rakernas, PKS Bakal Perkuat Sikap Oposisi di DPR

“Saya kira sih iya, kisruh yang melanda Demokrat saat ini makin membuat peran oposisi di parlemen semakin tak berdaya. Bagaimana mengharapkan Demokrat bisa mengkritik kebijakan pemerintah di parlemen jika di saat bersamaan, ia sedang mengharapkan bantuan pemerintah untuk mengakhiri konflik di internal?” ujar peneliti senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus kepada SINDOnews, Sabtu (20/3/2021). Baca juga: Polarisasi Politik Akan Semakin dalam Jika PKS Jadi Oposisi Tunggal di DPR

Lucius berpendapat, konflik internal yang sudah menjadi pengetahuan umum masyarakat juga membuat legitimasi Partai Demokrat sebagai oposisi cenderung melemah. “Karena bagaimana Demokrat mau bersuara tentang nasib rakyat dihadapan kebijakan pemerintah yang dianggap bermasalah, jika Demokrat sebagai parpol justru sedang berkonflik,” pungkas Lucius.

Sekadar diketahui, dualisme kepengurusan sebuah partai politik seringkali terjadi di Indonesia. Beberapa partai politik yang pernah mengalaminya di antaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Hanura, dan Berkarya. Kini, dualisme itu melanda Partai Demokrat setelah mereka yang kontra dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Berita Terkini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved