Membangun Literasi Dinilai Perlu Dukungan Pemerintah Daerah
Jum'at, 19 Maret 2021 - 10:28 WIB
loading...
Penguatan budaya literasi yang holistik dan terintegrasi dari hulu hingga hilir, membutuhkan sinergi seluruh stakeholders baik di pusat maupun di daerah. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Penguatan budaya literasi yang holistik dan terintegrasi dari hulu hingga hilir, membutuhkan sinergi dan dukungan dari seluruh stakeholders baik di pusat maupun di daerah. Penguatan hulu budaya literasi di antaranya berupa pengembangan perbukuan dan penguatan konten literasi.
Baca juga: LPS Ungkap Literasi Keuangan Indonesia Masih Rendah, Hati-Hati Bias Informasi
Sementara, hilir budaya literasi adalah budaya kegemaran membaca serta peningkatan akses dan kualitas layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Hal tersebut dikemukakan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando pada konferensi pers Rakornas Bidang Perpustakaan 2021 yang bertema 'Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural' di Lantai 24 Gedung Perpusnas RI Jakarta, Kamis 18 Maret 2021.
Baca juga: Kemenpora Bekali Pemuda Literasi Hukum Perkawinan
"Literasi adalah kunci untuk berdaya saing. Tugas kita saat ini adalah memastikan sisi hulu berperan optimal dan berfungsi baik. Memastikan kebutuhan bahan bacaan bagi 270 juta penduduk terpenuhi," kata Syarif Bando dalam keterangan pers, Jumat (19/3/2021).
Selain Syarif, hadir pula Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Amich Alhumami yang mengatakan, integrasi penguatan sisi hulu dan hilir budaya literasi dalam pemulihan ekonomi dan reformasi struktural, pemerintah melakukan serangkaian kebijakan terobosan.
Baca juga: LPS Ungkap Literasi Keuangan Indonesia Masih Rendah, Hati-Hati Bias Informasi
Sementara, hilir budaya literasi adalah budaya kegemaran membaca serta peningkatan akses dan kualitas layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Hal tersebut dikemukakan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando pada konferensi pers Rakornas Bidang Perpustakaan 2021 yang bertema 'Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural' di Lantai 24 Gedung Perpusnas RI Jakarta, Kamis 18 Maret 2021.
Baca juga: Kemenpora Bekali Pemuda Literasi Hukum Perkawinan
"Literasi adalah kunci untuk berdaya saing. Tugas kita saat ini adalah memastikan sisi hulu berperan optimal dan berfungsi baik. Memastikan kebutuhan bahan bacaan bagi 270 juta penduduk terpenuhi," kata Syarif Bando dalam keterangan pers, Jumat (19/3/2021).
Selain Syarif, hadir pula Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Amich Alhumami yang mengatakan, integrasi penguatan sisi hulu dan hilir budaya literasi dalam pemulihan ekonomi dan reformasi struktural, pemerintah melakukan serangkaian kebijakan terobosan.
Lihat Juga :