Cegah Pernikahan Dini, Ketua MUI: Jangan Asal Cocok, Kawin

Kamis, 18 Maret 2021 - 10:44 WIB
loading...
Cegah Pernikahan Dini,...
Ketua MUI Miftachul Akhyar mengatakan perkawinan adalah sebuah dasar yang lengkap dan membawakan sebuah kebutuhan dalam kehidupan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftachul Akhyar mengatakan perkawinan adalah sebuah dasar yang lengkap dan membawakan sebuah kebutuhan dalam kehidupan, sekaligus untuk mempertahankan populasi jenis manusia ini, dalam rangka untuk melanggengkan syariat agama.

“Pintu satu-satunya untuk mempertahankan populasi manusia adalah melalui perkawinan. Pintu-pintu yang lain tidak dibenarkan di dalam Islam. Maka lahirlah sebuah istilah ibnun bintun, itu hanya jadi manusia yang mengikatkan diri dalam sebuah perkawinan yang sah, Oleh karena itu, sebuah tugas yang penting,” kata Miftachul Akhyar dalam seminar nasional Pendewasaan Usia Perkawinan Untuk Peningkatan Kualitas Sdm Indonesia secara virtual, Kamis (18/3/2021). Baca juga: Ketua MUI Sebut Tontonan Dewasa Jadi Penyebab Meningkatnya Perkawinan Dini

MUI, kata Miftachul Akhyar sudah memberikan sebuah garis-garis tentang tata, aturan, dan kriteria, secara etika di dalam sebuah perkawinan. “Yang intinya perkawinan di samping yang sering disampaikan dengan doa-doa yang selalu disebutkan samara, sakinah, mawaddah, wa rahmah,” katanya. Baca juga: Cegah Buku Nikah Palsu, Nikahlah di KUA dengan Tarif Nol Rupiah

Tapi dibalik itu, kata Miftachul Akhyar, ada sebuah tugas besar dalam sebuah perkawinan adalah melahirkan hayaatan jauziah, kehidupan yang harmoni. “Hayaatan jauziah ini bukan hanya di dunia tapi sampai nanti di akhirat,” katanya.

Miftachul Akhyar mengatakan pada ayat-ayat Quran atau hadis-hadis Rasulullah SAW yang ditawarkan adalah hayaatan jauziah di dalam sebuah perkawinan. “Dalam surat Ar-Rum ayat 21 yang sering kita dengarkan, Audzubillahiminasyaitonirrojim Wa min Aayaatihiii an khalaqa lakum min anfusikum azwaajal litaskunuuu ilaihaa wa ja'ala bainakum mawaddatan warahmah; inna fii zaalika la Aayaatil liqawminy yatafakkaruun.”

Dalam ayat ini, kata Miftachul Akhyar, adalah bukti bahwa jangan asal cocok kemudian menikah. “Di sini sebagai suatu bukti bahwa hayaat jauziah adalah tawaran utama dalam Islam. Kalau itu tawarannya, maka tidak serendah pemahaman selama ini, asal cocok kawin.”

Apalagi, masih di bawah usia batasan pernikahan untuk perempuan dan laki-laki. “Bahkan mungkin batasan usia yang telah ditetapkan bagi perempuan 19, bagi lelaki 21 misalnya. Tapi kalau belum memenuhi kriteria, belum ada sebuah kebutuhan, tujuan untuk hayaat jauziah sebuah kehidupan harmoni, harmoni di dunia, harmoni di akhirat, itu pun perkawinan yang belum berkualitas,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Rekomendasi
Fangfang Ungkap Bukti...
Fangfang Ungkap Bukti Pernikahan Siri dengan Vicky Prasetyo, Dihadiri Keluarga
Azzedine Ounahi, Dari...
Azzedine Ounahi, Dari Jalanan Casablanca Sampai Diingat Dunia
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Berita Terkini
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Infografis
7 Ciri Kaki Gatal karena...
7 Ciri Kaki Gatal karena Diabetes, Jangan Asal Garuk 
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved