Jejak Gelap Terang Anton Medan Sang Petualang
Senin, 15 Maret 2021 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Anton Medan Meninggal, Warganet Ucapkan Belasungkawa)
Anton mengakui semula diaa merupakan penganut agama Buddha lalu beralih ke Kristen sebelum berlabuh ke Islam. Dia menjadi mualaf sejak tahun 1992 dan mengganti namanya menjadi Muhammad Ramdhan Efendi.
Anton yang juga dikenal sebagai santri dai sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ itu mengaku menemukan ketenangan dalam Islam. Ia mencecap banyak ilmu agama Islam lewat berbagai sumber dan organisasi.
"Saya mempelajari Islam dari balik tembok-tembok penjara. Saya mempelajari Islam dari banyak guru, mulai dari guru NU, Persis dan Muhammadiyah. Akhirnya, hati saya pun menjadi tenang," papar Anton di sebuah kegiatan tausiah pada tahun 2013.
Dipercaya menjadi ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012 dan Anton mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong, lokasi yang menjadi pemakaman jenazahnya.
Anton mengakui semula diaa merupakan penganut agama Buddha lalu beralih ke Kristen sebelum berlabuh ke Islam. Dia menjadi mualaf sejak tahun 1992 dan mengganti namanya menjadi Muhammad Ramdhan Efendi.
Anton yang juga dikenal sebagai santri dai sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ itu mengaku menemukan ketenangan dalam Islam. Ia mencecap banyak ilmu agama Islam lewat berbagai sumber dan organisasi.
"Saya mempelajari Islam dari balik tembok-tembok penjara. Saya mempelajari Islam dari banyak guru, mulai dari guru NU, Persis dan Muhammadiyah. Akhirnya, hati saya pun menjadi tenang," papar Anton di sebuah kegiatan tausiah pada tahun 2013.
Dipercaya menjadi ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012 dan Anton mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong, lokasi yang menjadi pemakaman jenazahnya.
(muh)
Lihat Juga :