Indonesiasentris & Pembangunan Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 13 Maret 2021 - 06:05 WIB
loading...
Indonesiasentris & Pembangunan...
Muhammad Syarif Hidayatullah, Ketua Bidang OKP PB PMII & Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Ekonomi Trisakti. Foto/Istimewa
A A A
Muhammad Syarif Hidayatullah
Ketua Bidang OKP PB PMII & Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Ekonomi Trisakti

KEADILAN sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”begitulah bunyi sila kelima dari Pancasila yang merupakan dasar Negara kita. Ada pesan mendasar, bahwa seluruh rakyat Indonesia dari ujung Pulau Sumatera hingga ujung Pulau Papua mesti merasakan pembangunan yang dilakukan pemerintah Indonesia secara adil dan merata.

Negara sudah sepatutnya menghadirkan pemerataan pembangunan yang menjangkau dari Sabang sampai Merauke dan Pulau Miangas hingga Pulau Rote. Program pembangunan Negara yang terdiri dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan akses teknologi harus dirasakan seluruh anak bangsa.

Pertanyaan yang muncul kemudian, bagaimana pemerintah sebagai kepanjangantangan pemerintah mengikhtiyarkan pemerataan pembangunan sebagai manifestasi dari mandate sila keadilan social bagi seluruh rakyat?

Dulu, sebelum reformasi 1998, pembangunan Indonesia Nampak sangat Indonesia sentris. Bahkan masyarakat di luar pulau Jawa, merasakan pembangunan pada orde sebelum reformasi sebagai Jawa sentris. Sebabnya, berbagai produk pembangunan nampak sangat sentralistik. Alasannya, Jawa merupakan tempat yang dekat dengan pusat Ibu kota Negara.

Tumbangnya Orde Baru yang ditandai dengan reformasi melahirkan sebuah kebijakan otonomi daerah. Dampak politiknya adalah, mulanya pemerintahan Indonesia bersifat sentralistik, berubah melalui desentralisasi dengan model otonomi daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, China dan India Terancam Gagal Panen Imbas Kelangkaan Pupuk
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved