Isra Miraj Jadi Momentum Perkuat Komitmen Perjuangan Bangsa

Kamis, 11 Maret 2021 - 05:31 WIB
loading...
Isra Miraj Jadi Momentum...
Isra Miraj adalah peristiwa spektakuler yang harus dipahami dengan deretan peristiwa sebelumnya. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Isra Miraj adalah peristiwa spektakuler yang harus dipahami dengan deretan peristiwa sebelumnya. Harus dilihat sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW yang mulai berdakwah dari usia 40 tahun meskipun mendapatkan tantangan dan intimidasi dari masyarakat kafir Quraisy, tetap berjuang mendakwahkan Islam.

“Sehingga kalau dikaitkan dengan bangsa Indonesia, hikmah Isra Miraj ini memiliki kesamaan dalam perjuangan dulu melawan kolonialisme, yang membuat kondisi masyarakat Indonesia ini selalu dihantui dengan kecemasan dan ketakutan. Alhamdulillah hasil dari perjuangan para santri, para kiai dan para tokoh masyarakat di Indonesia, Allah memberikan suatu anugerah, yaitu kemerdekaan,” tutur Wakil Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ali M Abdillah di Jakarta, Rabu 10 Maret 2021.

Kiai Ali menambahkan, semua kesulitan sebelum Isra Miraj tersebut dirasakan oleh Nabi pada periode perjuangan dakwah di Makkah. Pada akhir periode di Makkah ini Nabi diuji oleh Allah SWT karena dua orang yang selama ini mem-backup perjuangannya, yaitu pamannya Abu Thalib dan istri tercintanya Siti Khadijah meninggal dunia.

”Di fase ini Nabi secara kemanusiaan mendapatkan ujian cukup luar biasa, pada tahun tersebut disebut sebagai tahun huzni (tahun kesedihan Nabi). Tapi pada tahun kesedihan Nabi ini, beliau kemudian mendapatkan hadiah, yaitu peristiwa Isra dan Miraj itu,” kata Ali.

Oleh karena itu, kata dia, perstiwa Isra dan Miraj ini hadiah dari Allah kepada Nabi setelah berjuang selama kurang lebih 13 tahun di Makkah hingga sang istri meninggal dunia.

Menurut peristiwa tersebut, lanjut dia, harusnya dipahami oleh generasi penerus bangsa Indonesia untuk menghargai perjuangan Nabi dahulu sebagaimana perjuangan bangsa indonesia menghadapi penjajahan di masa lalu. Terutama dalam melawan radikalisme dan terorisme yang ingin merusak keutuhan bangsa.

”Sudah tugas kita sebagai generasi penerus bangsa untuk menjaga warisan kemerdekaan ini dari para pendiri bangsa. Karena dengan menjaga NKRI, pancasila dan UUD 1945 inilah perekat seluruh elemen bangsa. Jangan sampai hal ini dikhianati, apalagi dengan mengambil ideologi dari orang luar yang belum pernah teruji kemudian di uji coba disini,” tutur pria yang juga sebagai Ketua Pengurus Wilayah Mahasiswa Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyin (MATAN) DKI Jakarta ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Gesekan Antarumat...
Cegah Gesekan Antarumat Beragama, Penyuluh Agama Kini Dibekali Aturan KUHP Baru
Perluas Dakwah Kultural,...
Perluas Dakwah Kultural, Kemenag Luncurkan Platform FilmIslami
Sarmuji Optimistis AMMDI...
Sarmuji Optimistis AMMDI Bisa Besarkan Partai Golkar
Songsong Indonesia Emas...
Songsong Indonesia Emas 2045, Munas ke-VI Hidayatullah Digelar Akhir Oktober 2025
Umumkan Pemenang Anugerah...
Umumkan Pemenang Anugerah Syiar Ramadan 2025, Menag: Perkuat Dakwah Media yang Moderat
Lembaga Dakwah PBNU...
Lembaga Dakwah PBNU Ingatkan Dakwah Itu Mengajak, Bukan Mengejek!
Resmikan Kantor Pusat...
Resmikan Kantor Pusat di Bekasi, DPP DARAM Perkuat Dakwah Nasional dan Luncurkan Program Strategis
iNews Gelar Cahaya Hati...
iNews Gelar Cahaya Hati Awards 2026, Angela Tanoesoedibjo: Semoga Jadi Inspirasi Kita Semua
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Rekomendasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved