Jamin Keaslian Vaksin di Indonesia, Wiku: Kalau yang Diperjualbelikan Pasti Palsu
Rabu, 10 Maret 2021 - 06:53 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa program vaksinasi di tataran internasional diwarnai isu penemuan sindikat pemalsuan vaksin COVID. Vaksin palsu ini berhasil diungkap oleh aparat penegak hukum di Afrika Selatan dan China.
"Penting diketahui bahwa pemalsuan vaksin merupakan tindak kriminal yang membahayakan masyarakat. Khususnya di tengah pandemi COVID-19," katanya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/3/2021).
Dia memastikan bahwa saat ini vaksin palsu belum ditemukan di Indonesia. Pasalnya pengadaan vaksin di Indonesia dilakukan dengan skema antarpemerintah.
Baca juga: Temuan Sindikat Vaksin Palsu, DPR Minta Polri Lipat Gandakan Pengawasan
"Hingga saat ini belum ditemukan sindikat pemalsuan vaksin COVID-19 di Indonesia. Hal ini disebabkan seluruh pengadaan vaksin COVID-19 di Indonesia dilakukan oleh pemerintah dengan skema G to G atau antarpemerintah. Sehingga keaslian vaksin dapat dijaminm," ungkapnya.
Pada kesempatan itu Wiku menegaskan bahwa saat ini pasokan vaksin COVID-19 sangatlah terbatas. Sehingga tak mungkin dijual secara bebas.
"Penting diketahui bahwa pemalsuan vaksin merupakan tindak kriminal yang membahayakan masyarakat. Khususnya di tengah pandemi COVID-19," katanya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/3/2021).
Dia memastikan bahwa saat ini vaksin palsu belum ditemukan di Indonesia. Pasalnya pengadaan vaksin di Indonesia dilakukan dengan skema antarpemerintah.
Baca juga: Temuan Sindikat Vaksin Palsu, DPR Minta Polri Lipat Gandakan Pengawasan
"Hingga saat ini belum ditemukan sindikat pemalsuan vaksin COVID-19 di Indonesia. Hal ini disebabkan seluruh pengadaan vaksin COVID-19 di Indonesia dilakukan oleh pemerintah dengan skema G to G atau antarpemerintah. Sehingga keaslian vaksin dapat dijaminm," ungkapnya.
Pada kesempatan itu Wiku menegaskan bahwa saat ini pasokan vaksin COVID-19 sangatlah terbatas. Sehingga tak mungkin dijual secara bebas.
Lihat Juga :