Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
Selasa, 28 Juli 2026 - 19:34 WIB
loading...
Limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi berbagai produk dan kerajinan UMKM yang memiliki nilai tambah tinggi. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi berbagai produk dan kerajinan UMKM yang memiliki nilai tambah tinggi.
Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University Siti Nikmatin mengatakan, pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk dan kerajinan UMKM tak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung pengembangan industri sawit nasional yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Nikmatin menjelaskan, optimalisasi potensi limbah tersebut menunjukkan bahwa komoditas kelapa sawit memiliki nilai strategis yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
“Misalnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit atau TKKS yang memiliki pasokan melimpah dan punya potensi sangat besar,” katanya di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Volume limbah kelapa sawit di Indonesia sangat besar. Ketersediaan tandan kosong ini melimpah di PKS karena berdasarkan asumsi bahwa sekitar 23 persen dari TBS akan menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen.
Nikmatin menyampaikan inisiatif pengembangan produk UMKM berbasis limbah kelapa sawit telah dilakukan pelaku usaha di Indonesia. Dia mencontohkan PT Intertisi Material Maju (IMM) yang mampu mengolah TKKS menjadi berbagai produk UMKM bernilai tambah tinggi seperti helm, tas, alas kaki, batik, rompi anti-peluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.
Dosen sekaligus peneliti Pusat Studi Sawit IPB University Siti Nikmatin mengatakan, pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk dan kerajinan UMKM tak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung pengembangan industri sawit nasional yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Nikmatin menjelaskan, optimalisasi potensi limbah tersebut menunjukkan bahwa komoditas kelapa sawit memiliki nilai strategis yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
Baca juga: Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
“Misalnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit atau TKKS yang memiliki pasokan melimpah dan punya potensi sangat besar,” katanya di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Volume limbah kelapa sawit di Indonesia sangat besar. Ketersediaan tandan kosong ini melimpah di PKS karena berdasarkan asumsi bahwa sekitar 23 persen dari TBS akan menjadi tandan kosong dengan kadar bahan kering mencapai 35 persen.
Nikmatin menyampaikan inisiatif pengembangan produk UMKM berbasis limbah kelapa sawit telah dilakukan pelaku usaha di Indonesia. Dia mencontohkan PT Intertisi Material Maju (IMM) yang mampu mengolah TKKS menjadi berbagai produk UMKM bernilai tambah tinggi seperti helm, tas, alas kaki, batik, rompi anti-peluru, hingga filter air conditioner (AC) kendaraan bermotor.
Lihat Juga :