Nilai Demokrasi Indonesia di Simpang Jalan, Anis Matta Ungkap Faktornya
Sabtu, 06 Maret 2021 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Fahri Hamzah: Dua Jurang Menganga di Ujung Demokrasi Indonesia)
Sedangkan faktor kedua yang membuat demokrasi Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan yakni permasalahan krisis global. Meski krisis global dipicu oleh pandemi covid-19 namun pada dasarnya saat ini dunia telah masuk satu abad skala perubahan secara global.
"Yang pertama dalam sistem globalnya sendiri atau pada tatanan dunia dan kedua pada leadership atau formasi aliansi global baru. Ini dua perubahan pada yang akan terjadi dalam 10 tahun ke depan akar dan dari perubahan global ini pada dasarnya tidak bisa merupakan faktor yang menyebabkan sistem yang sekarang ini ada tidak akan pernah lagi bisa bekerja secara definitif," kata Anis.
Masalah lainnya yakni benturan sosial. Menurut Anis, ide pertumbuhan tidak bisa lagi diwadahi oleh lingkungan di seluruh dunia saat ini.
"Atau dengan kata lain kalau kita terus menggagas ide pertumbuhan, yang rusak adalah lingkungan kita secara keseluruhan planet ini tidak akan layak lagi untuk dihuni bagi kita untuk hidup tidak liveabel lagi buat kita," pungkasnya.
Sedangkan faktor kedua yang membuat demokrasi Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan yakni permasalahan krisis global. Meski krisis global dipicu oleh pandemi covid-19 namun pada dasarnya saat ini dunia telah masuk satu abad skala perubahan secara global.
"Yang pertama dalam sistem globalnya sendiri atau pada tatanan dunia dan kedua pada leadership atau formasi aliansi global baru. Ini dua perubahan pada yang akan terjadi dalam 10 tahun ke depan akar dan dari perubahan global ini pada dasarnya tidak bisa merupakan faktor yang menyebabkan sistem yang sekarang ini ada tidak akan pernah lagi bisa bekerja secara definitif," kata Anis.
Masalah lainnya yakni benturan sosial. Menurut Anis, ide pertumbuhan tidak bisa lagi diwadahi oleh lingkungan di seluruh dunia saat ini.
"Atau dengan kata lain kalau kita terus menggagas ide pertumbuhan, yang rusak adalah lingkungan kita secara keseluruhan planet ini tidak akan layak lagi untuk dihuni bagi kita untuk hidup tidak liveabel lagi buat kita," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :