Kejar Target, Pemerintah Akan Salurkan BLT Besar-besaran Lima Hari ini
Senin, 18 Mei 2020 - 19:12 WIB
loading...
Menko PMK, Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah menargetkan sebagian bantuan langsung tunai (BLT) bisa disalurkan sebelum Lebaran. Foto/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan sebagian bantuan langsung tunai (BLT) bisa disalurkan sebelum Lebaran. Oleh karena itu pemerintah akan menggenjot penyaluran selama lima hari ini.
“Perlu saya sampaikan, insya Allah lima hari terakhir jelang Lebaran kami akan lakukan penyaluran bansos besar-besaran,” ujar Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (18/5/2020). (Baca juga: Doni Monardo: Selama Pandemi COVID-19, Protokol Kesehatan Harga Mati )
Dia mengatakan jumlah total penerima BLT adalah sebanyak 9 juta kepala keluarga (KK). Dia menargetkan setidaknya 8,3 juta KK sudah menerima BLT saat lebaran.
“Sedangkan yang 700.000 yang di wilayah klaster 3 remote area, itu butuh waktu 2 pekan sehingga setelah Lebaran mungkin baru bisa terealisasi. Mengenai dana, sudah kami hitung tidak ada masalah,” tuturnya.
Muhadjir menjelaskan bahwa data keluarga penerima manfaat (KPM) sudah final malam tadi. Dia mengatakan bahwa data tersebut sudah dimatangkan dengan Menteri Sosial.
“Dan delivery system yakni PT POS sudah siap salurkan dan sudah janji tidak akan libur saat Lebaran untuk kerja keras kejar target sekitar 8,3 juta dari 9 juta calon KPM bisa dapatkan bansos ini,” katanya.
Sementara itu, untuk BLT desa juga akan digenjot penyalurannya jelang Lebaran. Dimana untuk wilayah yang terdampak langung ditargetkan 70% penyalurannya. Dia menjelaskan bahwa BLT desa memang masih berkutat pada persoalan data. Pasalnya data dana desa baru bisa digunakan kalau memang ada warga masyarakat yang belum tercantum di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan belum dihimpun RT/RW.
“Perlu saya sampaikan, insya Allah lima hari terakhir jelang Lebaran kami akan lakukan penyaluran bansos besar-besaran,” ujar Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (18/5/2020). (Baca juga: Doni Monardo: Selama Pandemi COVID-19, Protokol Kesehatan Harga Mati )
Dia mengatakan jumlah total penerima BLT adalah sebanyak 9 juta kepala keluarga (KK). Dia menargetkan setidaknya 8,3 juta KK sudah menerima BLT saat lebaran.
“Sedangkan yang 700.000 yang di wilayah klaster 3 remote area, itu butuh waktu 2 pekan sehingga setelah Lebaran mungkin baru bisa terealisasi. Mengenai dana, sudah kami hitung tidak ada masalah,” tuturnya.
Muhadjir menjelaskan bahwa data keluarga penerima manfaat (KPM) sudah final malam tadi. Dia mengatakan bahwa data tersebut sudah dimatangkan dengan Menteri Sosial.
“Dan delivery system yakni PT POS sudah siap salurkan dan sudah janji tidak akan libur saat Lebaran untuk kerja keras kejar target sekitar 8,3 juta dari 9 juta calon KPM bisa dapatkan bansos ini,” katanya.
Sementara itu, untuk BLT desa juga akan digenjot penyalurannya jelang Lebaran. Dimana untuk wilayah yang terdampak langung ditargetkan 70% penyalurannya. Dia menjelaskan bahwa BLT desa memang masih berkutat pada persoalan data. Pasalnya data dana desa baru bisa digunakan kalau memang ada warga masyarakat yang belum tercantum di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan belum dihimpun RT/RW.
Lihat Juga :