Elektoral Capres 2024, Prabowo Teratas, Ridwan Kamil Kalahkan Ganjar dan Anies
Rabu, 24 Februari 2021 - 14:29 WIB
loading...
Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melejit menyalip Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hanya saja posisi teratas masih dikuasai Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terperosok ke bawah posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan naiknya Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Baca juga: Prabowo Teratas, Ustaz Abdul Somad Melejit Kalahkan Mahfud dan Puan
Berdasarkan survei Y-Publica yang dilakukan pada Maret 2020, elektabilitas Prabowo jauh memimpin dengan raihan 23,7%, kemudian anjlok ke 17,3% pada Juli 2020 dan 16,5% pada Oktober 2020, lalu sekarang naik sedikit menjadi 17,1%. Sedangkan Kang Emil panggilan Ridwan Kamil dari hanya 4,9% pada Maret 2020, melonjak ke 12,1% pada Juli 2020 dan 11,8% pada Oktober 2020, kini melaju menjadi 16,7%. Sedangkan Ganjar dari 8,0% pada Maret 2020, melesat ke 15,2 pada Juli 2020 dan 16,1% pada Oktober 2020, kini relatif stabil di 16,3%. Baca juga: AHY Ungguli Sejumlah Ketua Umum Parpol di Survei Capres, Cuma Kalah dari Prabowo
Sementara Anies dari 14,7% pada Maret 2020 kemudian jeblok ke 9,7% pada Juli 2020 dan kembali turun menjadi 8,6% pada Oktober 2020, dan kini tinggal 7,4%. Sandiaga yang juga turun dari 10,3% pada Maret 2020 ke 8,5% pada Juli 2020 dan 8,1% pada Oktober 2020, kini menjadi 7,9%, sedikit mengungguli Anies.“Prabowo masih menjadi capres teratas, tapi ancaman baru muncul dari Kang Emil yang tengah melaju elektabilitasnya,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam press release di Jakarta, pada Rabu (24/2/2021).
Menurut Rudi, posisi Prabowo masih unggul selama setahun terakhir, meskipun Pilpres 2019 telah lama usai. Tantangan bagi Prabowo ada pada dua tokoh berlatar belakang kepala daerah dari provinsi yang sangat padat penduduknya, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Ibaratnya, jika dikombinasikan sosok Kang Emil dan Ganjar, bisa jadi Prabowo akan kesulitan merebut kemenangan seandainya berniat maju lagi berlaga dalam Pilpres 2024 mendatang,” Rudi menambahkan. Baca juga: Survei Capres 2024: Prabowo Teratas, Ganjar-Anies Bersaing Ketat
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terperosok ke bawah posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan naiknya Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Baca juga: Prabowo Teratas, Ustaz Abdul Somad Melejit Kalahkan Mahfud dan Puan
Berdasarkan survei Y-Publica yang dilakukan pada Maret 2020, elektabilitas Prabowo jauh memimpin dengan raihan 23,7%, kemudian anjlok ke 17,3% pada Juli 2020 dan 16,5% pada Oktober 2020, lalu sekarang naik sedikit menjadi 17,1%. Sedangkan Kang Emil panggilan Ridwan Kamil dari hanya 4,9% pada Maret 2020, melonjak ke 12,1% pada Juli 2020 dan 11,8% pada Oktober 2020, kini melaju menjadi 16,7%. Sedangkan Ganjar dari 8,0% pada Maret 2020, melesat ke 15,2 pada Juli 2020 dan 16,1% pada Oktober 2020, kini relatif stabil di 16,3%. Baca juga: AHY Ungguli Sejumlah Ketua Umum Parpol di Survei Capres, Cuma Kalah dari Prabowo
Sementara Anies dari 14,7% pada Maret 2020 kemudian jeblok ke 9,7% pada Juli 2020 dan kembali turun menjadi 8,6% pada Oktober 2020, dan kini tinggal 7,4%. Sandiaga yang juga turun dari 10,3% pada Maret 2020 ke 8,5% pada Juli 2020 dan 8,1% pada Oktober 2020, kini menjadi 7,9%, sedikit mengungguli Anies.“Prabowo masih menjadi capres teratas, tapi ancaman baru muncul dari Kang Emil yang tengah melaju elektabilitasnya,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam press release di Jakarta, pada Rabu (24/2/2021).
Menurut Rudi, posisi Prabowo masih unggul selama setahun terakhir, meskipun Pilpres 2019 telah lama usai. Tantangan bagi Prabowo ada pada dua tokoh berlatar belakang kepala daerah dari provinsi yang sangat padat penduduknya, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Ibaratnya, jika dikombinasikan sosok Kang Emil dan Ganjar, bisa jadi Prabowo akan kesulitan merebut kemenangan seandainya berniat maju lagi berlaga dalam Pilpres 2024 mendatang,” Rudi menambahkan. Baca juga: Survei Capres 2024: Prabowo Teratas, Ganjar-Anies Bersaing Ketat
Lihat Juga :