Butuh Keberanian Semua Pihak Berantas Mafia Tanah

Jum'at, 19 Februari 2021 - 13:45 WIB
loading...
Butuh Keberanian Semua...
Pakar hukum Efran Helmi Juni. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengadilan diingatkan untuk senantiasa profesional dan berbuat adil dalam memutuskan perkara kepada siapa pun yang mencari keadilan.

"Peradilan adalah benteng terakhir orang yang mencari keadilan. Semestinya mereka berbuat adil bagi siapa pun," kata pakar hukum Efran Helmi Juni dalam keterangannya, Kamis 18 Februari 2021.

Saat disinggung adanya dugaan mafia tanah yang mencuat pasca kasus rumah orangtua mantan wakil Menteri Luar Negeri Dito Patti Djalal yang beralih ke orang lain dia menyebut yang namanya "broker" itu telah ada sejak lama.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) itu menjelaskan, persoalan adanya dugaan mafia tanah sudah terjadi sejak dulu. Untuk memberantas mafia itu, kata dia, memerlukan keberanian dari semua pihak, yakni kepolisian, kejaksaan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pengadilan.

"Memang tidak mudah memberantas mafia tanah karena melibatkan banyak pihak. Namun, harus ada keberanian dari semua pihak," ujarnya.

Dia juga menyoroti belum dieksekusinya tanah sekitar 14.000 meter di Desa Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung pasca adanya putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung Nomor 393 PK/Pdt/1999 tanggal 19 September tahun 2000, Efran menyebut hal itu tidak lazim.

"Seharusnya PN Bandung melakukan eksekusi itu kalau memang sudah ada putusan yang inkracht dari MA. Kan sudah ada putusan dari MA," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guru Besar UP Minta...
Guru Besar UP Minta Publik Pahami Dasar Hukum Peradilan Militer Agar Objektif
Karakter Keras Peradilan...
Karakter Keras Peradilan Militer justru Jadi Pilar Disiplin Prajurit TNI
Formalitas Peradilan...
Formalitas Peradilan yang Mendominasi dan Mengikis Substansi Keadilan
Desakan Pengusutan Kasus...
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Menguat, Lebih Adil bagi Korban
Kementerian ATR/BPN...
Kementerian ATR/BPN Ajak Masyarakat Mutakhirkan Sertifikat Tanah Terbitan Sebelum 1997
Penangkapan Ketua PN...
Penangkapan Ketua PN Depok oleh KPK Bukti Sistem Hukum Masih Lemah
Kisah Rumah Tua di Jalan...
Kisah Rumah Tua di Jalan Darmo Jadi Cerminan Sengketa Tanah di Indonesia
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
Hashim Ungkap Pesan...
Hashim Ungkap Pesan Prabowo: Tanah BUMN Adalah Tanah Rakyat, Haram Dijual
Rekomendasi
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved