BNPB Bicara tentang Bencana Industrial dan Sosial di Indonesia

Kamis, 18 Februari 2021 - 19:31 WIB
loading...
BNPB Bicara tentang...
Semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, merupakan salah satu bencana industri di Indonesia. Foto/dok.SNDOnews
A A A
BOGOR - Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 mengklasifikasikan bencana menjadi kategori yakni alam, non-alam, dan sosial. Di dalam draf revisi UU tersebut, diusulkan empat kluster kebencanaan berdasarkan faktor pemicunya.

"Mulai geologi dan vulkanologi, bencana hidrometeorologi I (kering), hidrometeorologi II (basah), dan bencana nonalam. Saya sepakat bicara bencana alam dan nonalam, tapi faktor pemicunya," ungkap Plt Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana, Deputi Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam Webinaer Bencana Industrial dan Keadilan Sosial Ekologis yang digelar Sajogyo Institute, Kamis (18/2/2021).

Bencana non-alam sendiri meliputi empat komponen yakni limbah, land subsidence, epidemic, dan gagal teknologi. Isu bencana industri yang belakangan terus mencuat di tataran global termasuk dalam bencana ini. Sejauh ini belum ada dalam regulasi yang menyebutkan secara spesifik.

Muhari mencontohkan bencana industri yang dimaksudnya di antaranya meledaknya reaktor nuklir di Fukushima, Jepang. Selain itu juga ada terjadi semburan Lumpur Sidoarjo (Lapindo) yang dampaknya kepada penghidupan, juga pencemaran lingkungan Sungai Citarum.

(Baca: BNPB Catat 386 Bencana Terjadi Sepanjang 2021, Sebanyak 1,9 Juta Jiwa Terdampak)

Lalu bagaimana pendekatannya penanganan bencana industrial ini memiliki landasan yang kuat? "Mungkin dari pengalamannya Pak Doni Monardo yang mengatasi pencemaran Sungai Citarum, bisa jadikan percontohan dalam mengatasinya dalam hal ini komponen-komponen leadership, partisipasi, keikutsertaan, edukasi dan nantinya akan bicara property, itu sangat penting dalam upaya-upaya penyelesaian kejadian-kejadian bencana industrial," katanya.

Tantangan paling besar ke depan terkait dengan bencana industri itu yang saat ini sedang dihadapi yaitu limbah masker Covid-19 atau limbah medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Rekomendasi
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved