Kemenkes Tegaskan Akan Selesaikan Semua Kewajiban Pembayaran Insentif dan Santunan Nakes

Kamis, 04 Februari 2021 - 16:41 WIB
loading...
Kemenkes Tegaskan Akan...
Sekjen Kemenkes, Oscar Primadi tegaskan pemerintah akan menyelesaikan semua kewajiban terkait dengan pembayaran insentif maupun santunan nakes yang belum dibayarkan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Oscar Primadi tegaskan pemerintah akan menyelesaikan semua kewajiban terkait dengan pembayaran insentif maupun santunan tenaga kesehatan (Nakes) yang belum dibayarkan.

“Tentunya saya yakin tidak lama lagi kita akan menyelesaikan semua kewajiban pemerintah, apa-apa yang berkenaan dengan apa yang harus diberikan pemerintah terhadap tenaga kesehatan kita,” ujar Oscar dalam Press Statement: Penjelasan Insentif Tenaga Kesehatan secara virtual, Kamis (4/2/2021). Baca juga: Kemenkes Telah Bayarkan Rp15 Triliun Klaim RS Rujukan Covid-19

Selain itu, Oscar juga menegaskan mengenai besaran insentif nakes masih dalam proses review. “Tentunya ini adalah kesempatan yang baik karena kita melihat bahwa apa yang berkembang di tengah-tengah masyarakat berkenaan dengan insentif nakes ini memang terus bergerak,” jelasnya.

“Dan tentunya sekali lagi saat ini, saya dengan pak Askolani (Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan), dengan teman-teman Kementerian Keuangan sedang gencar-gencarnya, sedang giat-giatnya mereview semua hal-hal yang berkaitan dengan apa namanya insentif nakes ini,” sambung Oscar.

Oscar melanjutkan bahwa pemberian insentif nakes ini juga membutuhkan anggaran yang besar. “Kita pahami bahwa ini adalah suatu pekerjaan yang besar karena membutuhkan anggaran yang besar, membutuhkan kemampuan negara dalam konteks memberikan insentif tenaga kesehatan ini,” katanya. Baca juga: Komisi IX Desak Kemenkes Perluas Penggunaan GeNose untuk Deteksi COVID-19

Sehingga, kata Oscar, pemberian insentif juga harus disesuaikan dengan kemampuan negara. “Tentunya pada prinsip-prinsip mana kita juga harus menjalankannya. Artinya dengan hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan negara sendiri, kemudian juga kita harus hati-hati karena ini adalah uang negara yang harus dikelola secara baik dan benar,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Rekomendasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved