Pilkada DKI Digelar 2022 Tak Menjamin Nasib Anies Semujur Jokowi
Selasa, 02 Februari 2021 - 11:30 WIB
loading...
Pilkada DKI Digelar 2022 Tak Menjamin Nasib Anies Semujur Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Penundaan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 2022 ke 2024 membuat polemik berkepanjangan. Terlebih isu yang berkembang adalah ada upaya untuk menjegal para calon presiden potensial 2024, termasuk Gubernur DKI Jakarta
Anies Baswedan.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Publik Institut (IPI) Karyono Wibowo menyatakan, pilkada yang dilakukan pada tahun 2022, tidak otomatis menjamin kesuksesan bagi calon kepala daerah tertentu sukses di kontes nasional.
"Anies masih harus berjuang keras untuk memenangkan pilkada DKI Jakarta. Dan itu pasti tidak mudah. Anies mungkin akan berhadapan dengan sejumlah figur yang tidak bisa dianggap remeh. Figur Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, dan sejumlah tokoh lain berpotensi menjadi lawan kuat Anies," tuturnya kepada SINDOnews, Selasa (2/2/2021).
(Baca: Anies Baswedan Jangan Merasa Paling Dijegal, Pengamat: Banyak Jalan Menuju Roma)
Selain itu, Karyono memandang bahwa faktor kinerja Anies sebagai Gubernur juga akan menjadi salah satu faktor penting yang turut menentukan. Sementara, ada kecenderungan penurunan tingkat kepuasan publik dalam dua tahun terakhir, meski tingkat kepuasan kinerja Anies berdasarkan sejumlah hasil survei masih di atas 60 persen.
Anies Baswedan.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Publik Institut (IPI) Karyono Wibowo menyatakan, pilkada yang dilakukan pada tahun 2022, tidak otomatis menjamin kesuksesan bagi calon kepala daerah tertentu sukses di kontes nasional.
"Anies masih harus berjuang keras untuk memenangkan pilkada DKI Jakarta. Dan itu pasti tidak mudah. Anies mungkin akan berhadapan dengan sejumlah figur yang tidak bisa dianggap remeh. Figur Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, dan sejumlah tokoh lain berpotensi menjadi lawan kuat Anies," tuturnya kepada SINDOnews, Selasa (2/2/2021).
(Baca: Anies Baswedan Jangan Merasa Paling Dijegal, Pengamat: Banyak Jalan Menuju Roma)
Selain itu, Karyono memandang bahwa faktor kinerja Anies sebagai Gubernur juga akan menjadi salah satu faktor penting yang turut menentukan. Sementara, ada kecenderungan penurunan tingkat kepuasan publik dalam dua tahun terakhir, meski tingkat kepuasan kinerja Anies berdasarkan sejumlah hasil survei masih di atas 60 persen.
Lihat Juga :