Bila Pilkada Digelar 2024, Peluang Anies dan Figur Lain Sama
Senin, 01 Februari 2021 - 08:02 WIB
loading...
Peluang menang Anies Baswedan mengecil bila Pilkada DKI Jakarta diundur pada 2024. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Meski pergelaran politik Pilkada 2022, termasuk DKI Jakarta, masih jadi tanda tanya, sejumlah politisi Senayan disebut-sebut bakal menjadi pesaing Anies Baswedan .
Di antara nama politisi Senayan yang disebut-sebut akan meramaikan Pilkada DKI Jakarta adalah anggota DPR RI Lulung Lunggana (Lulung) dari PAN, Mardani Ali Sera (PKS), Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio (PAN), dan Ahmad Sahroni (Nasdem). Satu lagi adalah Fahira Idris yang merupakan anggota DPD RI. Kebetulan, mereka semua berasal dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta.
(Baca: Pilkada Digelar 2024, Andi Arief Khawatir Plt Kepala Daerah Dipolitisasi)
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai, jika Pilkada DKI dilaksanakan pada 2022, Anies Baswedan sebagai petahana diprediksi berpeluang besar memenangkan kompetisi tersebut. Tetapi peluang besar Anies menjadi netral ketika pelaksanaan pilkada diundurkan pada 2024.
"Namun jika Pilkadanya dilaksanakan di 2024, semuanya memiliki peluang yang sama. Akan saling mengalahkan," katanya saat dihubungi SINDOnews, Senin (1/2/2021).
Di antara nama politisi Senayan yang disebut-sebut akan meramaikan Pilkada DKI Jakarta adalah anggota DPR RI Lulung Lunggana (Lulung) dari PAN, Mardani Ali Sera (PKS), Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio (PAN), dan Ahmad Sahroni (Nasdem). Satu lagi adalah Fahira Idris yang merupakan anggota DPD RI. Kebetulan, mereka semua berasal dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta.
(Baca: Pilkada Digelar 2024, Andi Arief Khawatir Plt Kepala Daerah Dipolitisasi)
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai, jika Pilkada DKI dilaksanakan pada 2022, Anies Baswedan sebagai petahana diprediksi berpeluang besar memenangkan kompetisi tersebut. Tetapi peluang besar Anies menjadi netral ketika pelaksanaan pilkada diundurkan pada 2024.
"Namun jika Pilkadanya dilaksanakan di 2024, semuanya memiliki peluang yang sama. Akan saling mengalahkan," katanya saat dihubungi SINDOnews, Senin (1/2/2021).
Lihat Juga :