Sepanjang 2020 MK Memutus 89 Perkara Pengujian Undang-Undang
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
(Baca:MNC Group Hormati Putusan MK Tolak Judicial Review UU Penyiaran)
Pertama, sejumlah 1.430 perkara merupakan pengujian undang-undang (PUU). Kedua, 982 perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah. Ketiga, 675 perkara perselisihan hasil pemilihan umum dan pemilihan presiden/wakil presiden. Keempat, 26 perkara merupakan perkara sengketa kewenangan lembaga negara.
"Dari 3.063 putusan, dilihat dari amar, sebanyak 385 perkara dikabulkan sebagian, 1.404 perkara ditolak, 1.018 perkara tidak dapat diterima, 62 perkara gugur, 182 perkara ditarik kembali, dan 12 perkara dinyatakan tidak berwenang," ucap Anwar.
Pertama, sejumlah 1.430 perkara merupakan pengujian undang-undang (PUU). Kedua, 982 perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah. Ketiga, 675 perkara perselisihan hasil pemilihan umum dan pemilihan presiden/wakil presiden. Keempat, 26 perkara merupakan perkara sengketa kewenangan lembaga negara.
"Dari 3.063 putusan, dilihat dari amar, sebanyak 385 perkara dikabulkan sebagian, 1.404 perkara ditolak, 1.018 perkara tidak dapat diterima, 62 perkara gugur, 182 perkara ditarik kembali, dan 12 perkara dinyatakan tidak berwenang," ucap Anwar.
(muh)
Lihat Juga :