Penyelenggaraan Negara Disebut KAMI Jauh dari Cita-Cita Proklamasi dan Konstitusi

Selasa, 12 Januari 2021 - 20:47 WIB
loading...
Penyelenggaraan Negara...
KAMI menilai penyelenggaraan negara jauh dari cita-cita proklamasi serta konstitusi. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menilai penyelenggaraan negara selama ini jauh dari cita-cita proklamasi dan amanah konstitusi.Penilaian ini merupakan indikator merosotnya bidang sosial dan budaya atas kondisi bangsa dan negara Indonesia dalam keadaan bahaya yang masuk pada 6 pernyataan sikap KAMI bertajuk "Tatapan Indonesia 2021".

"Berkembangnya budaya materialisme yang mengagungkan kekuasaan dan kekayaan materi membuat demoralisasi publik makin meluas, mendalam, dan terpadu. Tumpukan masalah yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara membuat penyelenggaraan negara menjauh dari cita-cita proklamasi dan amanah konstitusi," ungkap Deklarator KAMI Hafid Abbas saat konferensi pers secara virtual berisi 6 pernyataan sikap KAMI, Selasa (12/1/2021).

(Baca:KAMI Kritik Pengelolaan SDA dan Aset Negara yang Akal-akalan)

Hafid membeberkan, bagi KAMI, saat ini jati diri bangsa cuma tinggal kata-kata. Sementara di sisi lain, makna terdalam dari peradaban yang terbangun adalah pola dan gaya menghalalkan segala cara sehingga kesejatian kehidupan kebangsaan termanipulasi. Hasilnya adalah kebenaran dan kebaikan tersingkir, sementara kepalsuan dan ketersesatan kuat mengemuka.

"Akibatnya lingkungan sosial budaya pun terasa pengap. Sementara kerjasama sosial makin porak poranda, sehingga memanifestasikan suatu bangsa yang terbelah," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Laporkan Saiful Mujani...
Laporkan Saiful Mujani ke Bareskrim, MPSI: Perbuatan Melawan Hukum dan Kategori Makar
Komisi III DPR: Pengesahan...
Komisi III DPR: Pengesahan RUU Masyarakat Adat Amanat Konstitusi
Kajian UNS: PP Kesehatan...
Kajian UNS: PP Kesehatan Perlu Penuhi Hak Konstitusional Masyarakat
Ibas: Kawal Konstitusi...
Ibas: Kawal Konstitusi agar Mengarah pada Kemajuan dan Kesejahteraan Rakyat
Sikap Kapolri Tolak...
Sikap Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian Sejalan dengan Prinsip Konstitusi
Ajoeba Wartabone, Pejuang...
Ajoeba Wartabone, Pejuang Indonesia Timur yang Gelorakan Persatuan di Awal Republik
Wakil Presiden Kenya...
Wakil Presiden Kenya Dipecat karena Melanggar Konstitusi
Langgar Konstitusi,...
Langgar Konstitusi, Wakil Presiden Ini Dipecat
Rekomendasi
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved