Lewat Big Data dari Desa, Pembangunan Berkelanjutan Bisa Berjalan Baik
Selasa, 12 Januari 2021 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
"Peraturan tersebut sesuai dengan model pembangunan nasional berkelanjutan. Lalu, dana desa tahun anggaran 2021 yang diprioritaskan itu adalah untuk pencapaian pembangunan berkelanjutan. Desa yang mengukur seluruh aspek pembangunan,” tuturnya. (Baca juga: Kemenpora Gandeng Telkom, Bagun Big Data Atlet Indonesia )
Untuk itu, kata Rheza, pihaknya siap untuk bersinergi membantu pemerintah mempercepat pengerjaan penegasan batas desa karena hal ini memerlukan kerja sama seluruh unsur pemerintah serta swasta karena banyaknya jumlah desa.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyarankan Presiden Jokowi agar segera mengelola data desa dengan akurat sehingga program kerja pemerintah lebih baik lagi ke depan serta tepat sasaran.
Dia mengatakan, situasi pandemi Covid-19 harus menjadi momentum memulai pembangunan dari desa dengan pendataan presisi dan akurat.
Megawati menjelaskan, program pembangunan akan tepat guna, sasaran, akuntabel dan transparan bila dilakukan dengan menggunakan basis data akurat dari hasil riset dan dapat dipertanggungjawabkan secara ideologis, etis dan ilmiah.
Untuk itu, kata Rheza, pihaknya siap untuk bersinergi membantu pemerintah mempercepat pengerjaan penegasan batas desa karena hal ini memerlukan kerja sama seluruh unsur pemerintah serta swasta karena banyaknya jumlah desa.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyarankan Presiden Jokowi agar segera mengelola data desa dengan akurat sehingga program kerja pemerintah lebih baik lagi ke depan serta tepat sasaran.
Dia mengatakan, situasi pandemi Covid-19 harus menjadi momentum memulai pembangunan dari desa dengan pendataan presisi dan akurat.
Megawati menjelaskan, program pembangunan akan tepat guna, sasaran, akuntabel dan transparan bila dilakukan dengan menggunakan basis data akurat dari hasil riset dan dapat dipertanggungjawabkan secara ideologis, etis dan ilmiah.
(dam)