Melihat Operasi Pencarian Sriwijaya Air dari Udara, Begini Penampakannya
Minggu, 10 Januari 2021 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Dinas Penerangan (Dispen) TNI AU memberi tempat kepada 30 jurnalis untuk ikut melihat situasi terkini Perairan Kepulauan Seribu melalui pantauan udara. Posisi dalam pencarian, kata Gilang, berada di ketinggian 2.500 kaki di atas permukaan laut, dan jika belum menunjukkan hasil maka ketinggian bisa diturunkan hingga 500 kaki. Waktu yang ditempuh sekitar 1,5 jam. (Baca juga:Basarnas Berhasil Temukan Kepingan Pintu dan Potongan Mesin Turbin Pesawat Sriwijaya Air)
Selama di udara, pesawat beberapa kali melakukan manuver miring ke kiri. Jika ditotal, 10 hingga 15 kali pesawat berputar di antara Pulau Laki dan Pulau Lacang, Perairan Kepulauan Seribu.
Kondisi cuaca selama penerbangan tidak begitu mengganggu jalannya proses pencarian meski saat lepas landas sebagian langit Jakarta sempat tertutup awan. Mendekati lokasi, cuaca berangsur cerah.
Dari atas, puluhan kapal besar dan kapal cepat terlihat menyisir di luasnya lautan. Air laut yang membiru di beberapa titik tampak sedikit menghitam.
Petugas SAR TNI AU menduga penyebab air laut menghitam karena tumpahan bahan bakar pesawat Sriwijaya Air. Sejumlah benda yang tidak bisa teridentifikasi dari atas tampak mengapung di sekeliling kapal-kapal SAR.
Selama di udara, pesawat beberapa kali melakukan manuver miring ke kiri. Jika ditotal, 10 hingga 15 kali pesawat berputar di antara Pulau Laki dan Pulau Lacang, Perairan Kepulauan Seribu.
Kondisi cuaca selama penerbangan tidak begitu mengganggu jalannya proses pencarian meski saat lepas landas sebagian langit Jakarta sempat tertutup awan. Mendekati lokasi, cuaca berangsur cerah.
Dari atas, puluhan kapal besar dan kapal cepat terlihat menyisir di luasnya lautan. Air laut yang membiru di beberapa titik tampak sedikit menghitam.
Petugas SAR TNI AU menduga penyebab air laut menghitam karena tumpahan bahan bakar pesawat Sriwijaya Air. Sejumlah benda yang tidak bisa teridentifikasi dari atas tampak mengapung di sekeliling kapal-kapal SAR.
Lihat Juga :