Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:33 WIB
loading...
Menhan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menyebut pembangunan pemimpin militer yang profesional, adaptif, dan berkarakter menjadi salah satu kunci hadapi tantangan pertahanan masa depan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menyebut pembangunan pemimpin militer yang profesional, adaptif, dan berkarakter menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan kekuatan pertahanan nasional. Hal itu penting di tengah perubahan lingkungan strategis yang semakin cepat dan kompleks.
Pernyataan itu disampaikan Sjafrie saat memberikan pembekalan kepada 100 Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Gedung Widya Mandala I Seskoau, Lembang, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Dalam arahannya, Sjafrie menegaskan sejarah perjuangan bangsa tidak hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun karakter kepemimpinan dan memperkuat daya juang generasi penerus TNI. Nilai patriotisme, nasionalisme, dan profesionalisme dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan pertahanan yang terus berkembang.
Baca juga: Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
“Pembentukan pemimpin masa depan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pengalaman penugasan, dan pengembangan kapasitas diri. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi untuk membangun pemimpin yang visioner, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta siap mengambil keputusan dalam lingkungan strategis yang dinamis,” ujarnya, dikutip Kamis (18/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Sjafrie saat memberikan pembekalan kepada 100 Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Gedung Widya Mandala I Seskoau, Lembang, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Dalam arahannya, Sjafrie menegaskan sejarah perjuangan bangsa tidak hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun karakter kepemimpinan dan memperkuat daya juang generasi penerus TNI. Nilai patriotisme, nasionalisme, dan profesionalisme dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan pertahanan yang terus berkembang.
Baca juga: Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
“Pembentukan pemimpin masa depan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pengalaman penugasan, dan pengembangan kapasitas diri. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi untuk membangun pemimpin yang visioner, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta siap mengambil keputusan dalam lingkungan strategis yang dinamis,” ujarnya, dikutip Kamis (18/6/2026).
Lihat Juga :