Disiplin Prokes Menurun, Pengamat: Sosialisasi Jangan Kendor
Jum'at, 08 Januari 2021 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau dari awal muncul Covid-19 sampai sekarang grafiknya kan ini menang naik terus. Itu artinya ya cara-cara untuk menangani, mencegah atau menghentikan itu juga harus terus ditingkatkan. Cara yang sudah kita agar cepat, tapi belum optimal kita optimalkan," ungkap Andrinof dalam diskusi 'Implementasi PPKM Jawa-Bali: Kesiapan Sektor Bisnis dan Pelaku Usaha' di Media Center Graha BNPB, Jakarta, Jumat (8/1/2021).
(Baca juga: Dukung PSBB, MUI Jateng Perketat Protokol Kesehatan Salat Berjamaah)
Salah satu upaya yang bisa dilakukan, kata Andrinof yakni dengan pemetaan klaster Covid-19. “Pemetaan klaster juga sebetulnya sudah membantu untuk melihat. Tetapi dalam pemetaan perlu di cermati lagi, dipetakan lagi lebih detail untuk pencegahan nya lebih tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, Andrinof mengatakan jika untuk di sektor formal yakni di tigkat pemerintahan maupun swasta, itu lebih mudah mengendalikannya. “Sejumlah perusahaan itu malah terus melakukan perbaikan-perbaikan yang termasuk menerapkan sistem kontrol live yang sampai 4 jam selama 3 hari terhadap karyawannya, dan itu efektif ya.”
“Awalnya karena dievaluasi kasus banyak kejadian kontak di luar setelah itu lama-lama yang di rumah. Nah kemudian mereka dibikin-bikin sistem untuk memonitor pergerakan selama 24 jam, termasuk di hari libur dan itu berpengaruh,” kata Andrinof.
(Baca juga: Dukung PSBB, MUI Jateng Perketat Protokol Kesehatan Salat Berjamaah)
Salah satu upaya yang bisa dilakukan, kata Andrinof yakni dengan pemetaan klaster Covid-19. “Pemetaan klaster juga sebetulnya sudah membantu untuk melihat. Tetapi dalam pemetaan perlu di cermati lagi, dipetakan lagi lebih detail untuk pencegahan nya lebih tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, Andrinof mengatakan jika untuk di sektor formal yakni di tigkat pemerintahan maupun swasta, itu lebih mudah mengendalikannya. “Sejumlah perusahaan itu malah terus melakukan perbaikan-perbaikan yang termasuk menerapkan sistem kontrol live yang sampai 4 jam selama 3 hari terhadap karyawannya, dan itu efektif ya.”
“Awalnya karena dievaluasi kasus banyak kejadian kontak di luar setelah itu lama-lama yang di rumah. Nah kemudian mereka dibikin-bikin sistem untuk memonitor pergerakan selama 24 jam, termasuk di hari libur dan itu berpengaruh,” kata Andrinof.
Lihat Juga :