Saatnya Kaji Ulang Sekolah Tatap Muka

Selasa, 05 Januari 2021 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Di lapangan, kepala daerah, pengelola sekolah, komite sekolah, dan orang tua yang diberi wewenang memberikan izin tak mudah bergerak. Padahal, boleh tidaknya sekolah tatap muka dimulai sangat bergantung kepada mereka. Nyatanya, untuk mengorelasikan kepentingan di antara pihak-pihak tersebut tidaklah enteng. Artinya, ketika misalnya ada satu pihak yang tak sepakat dengan rencana itu, maka konsekuensinya skenario sekolah tatap muka gagal.

Kalaupun sekolah tatap muka harus jalan, maka otomatis perlu dibuat juga pilihan sekolah online sebagai alternatif bagi mereka yang menolak rencana ini. Cara ini pasti akan menyebabkan kerepotan dan memboroskan anggaran. Namun, apa mau dikata, jalan ini adalah solusi moderat agar keadilan belajar tetap terwujud.

Di luar masalah ini, masih banyak sederet tantangan lain yang dihadapi dalam kebijakan sekolah tatap muka seperti rendahnya kedisiplinan siswa dalam menjaga protokol kesehatan Covid-19, keterbatasan perlengkapan, sanitasi, hingga kasus korona di Indonesia yang terus menjulang tinggi. Bahkan, ancaman varian baru virus Covid-19 telah di depan mata. Semua tidak tahu virus itu sudah hidup di sekitar kita atau belum. Yang pasti, dari rujukan banyak ahli, varian ini mudah menyebar, termasuk rentan memapar anak-anak.

Di tengah ketidaknyambungan atau cognitive dissonance sebagaimana dibahasakan oleh Leon Festinger ini, mengkaji ulang kebijakan adalah sebuah langkah taktis dan strategis. Kini, sudah muncul beberapa alternatif untuk mewujudkan pembelajaran dalam kerangka besar menyelamatkan ancaman generasi yang hilang (lost generation) akibat pandemi, di antaranya mengubah model sekolah tatap muka dengan kombinasi jarak jauh (online). Ada pula, usulan bahwa sekolah tatap muka hanya tepat diberlakukan untuk level yang atas, seperti SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

Di luar itu, banyak kalangan mengusulkan berbagai solusi lain. Semua menyadari pendidikan adalah hal utama yang sebisa mungkin dijalankan meski dalam situasi penuh keterbatasan. Tak berlebihan kiranya pilihan-pilihan itu patut direspons segera oleh pemerintah dan stakeholder-nya. Dengan cara itu, maka diharapkan akan lahir kebijakan anyar yang lebih membumi dan membuat tenang banyak pihak. Lebih dari itu, tujuan inti dari ijtihad-ijtihad itu yakni terselamatkannya jiwa-jiwa anak bangsa juga bisa tetap terjaga.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Daring Batal,...
Sekolah Daring Batal, DPR: Hemat Boleh, tapi Pendidikan Tidak Boleh Ikut Dikorbankan
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Cetta Berkomitmen Memperkuat...
Cetta Berkomitmen Memperkuat Komunitas Belajar Bahasa
Pembelajaran Berpusat...
Pembelajaran Berpusat pada Siswa atau Guru?
Dilema Penerapan Pembelajaran...
Dilema Penerapan Pembelajaran Tatap Muka dan Solusinya
Airlangga: Vaksinasi...
Airlangga: Vaksinasi Anak Bagus untuk Memulai Sekolah Tatap Muka
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
Pemprov Jakarta Putuskan...
Pemprov Jakarta Putuskan PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Rekomendasi
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved