Indonesia Dilanda Gempa 6.000 Kali per Tahun, BMKG: Waspadai Potensi Tsunami

Rabu, 30 Desember 2020 - 08:23 WIB
loading...
Indonesia Dilanda Gempa...
BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya gempa yang disertai tsunami. Foto/SIINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya gempa yang disertai tsunami. Pada tahun ini, tercatat ada 8.264 kali gempa terjadi di Indonesia.

Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan frekuensi pada tahun lalu, yakni sebanyak 11.515 kali. Koordinator Mitigas Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menerangkan rata-rata kegempaan dalam setahun sebanyak 6.000 kali. Jumlah ini dianggap wajar karena sumber gempa di Indonesia sangat banyak. Berdasarkan data BMKG, ada 13 segmen megathrust dan lebih dari 295 sesar aktif. “Kita perlu mewaspadai zona seismic gap, seperti subduksi Mentawai, selatan Banten-Selat Sunda, selatan Bali, Lempeng Laut Maluku, Lempeng Laut Filipina, dan Tunjaman Utara Papua,” ujarnya dikutip dari keterangan pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (30/12/2020). (Baca juga: 85% Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan, Waspadai Cuaca Ekstrem La Nina hingga Mei 2021)

Daryono menjelaskan zona seismic gap lain yang perlu diwaspadai adalah sesar lembang, segmen Aceh, segmen Matano, dan Sesar Sorong. Kewaspadaan semua elemen masyarakat sangat penting karena gempa berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban dan kerusakan infrastruktur. Selama ini, masyarakat beranggapan hanya gempa besar dengan kekuatan lebih dari magnitudo (M) 6 yang mengakibatkan kerusakan. Namun, berdasarkan data, gempa dangkal yang berkekuatan M 4 hingga 5 pun bisa menimbulkan kerusakan infrastruktur. “Sebagai upaya mitigasi, membangun rumah tahan gempa di daerah rawan menjadi solusi utama. Hal itu dapat mengurangi bahaya dan risiko bencana gempa bumi,” tutur Daryono. (Baca juga: Jelang Puncak Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi)

Ia memaparkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi tsunami. Berdasarkan statistik, setiap dua tahun sekali wilayah Indonesia terjadi gempa yang diikuti tsunami. “Sebagai langkah antisipasi masyarakat pesisir rawan tsunami wajib memahami konsep evakuasi mandiri,” katanya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
Rekomendasi
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved