Pemeriksaan Spesimen COVID-19 Kini Tersebar di 30 Provinsi

Rabu, 13 Mei 2020 - 16:25 WIB
loading...
Pemeriksaan Spesimen...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto mengungkapkan dalam rangka menemukan kasus positif COVID-19, pemerintah terus menambah kapasitas pemeriksaan spesimen. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona ( COVID-19 ), Achmad Yurianto mengungkapkan dalam rangka menemukan kasus positif COVID-19, pemerintah terus menambah kapasitas pemeriksaan spesimen. Pemerintah kemaren mengirimkan 6.300 catridge ke 64 rumah sakit di 64 kabupaten/Kota di 30 provinsi.

“Kami sudah mengirimkan catridge pemeriksaan COVID-19 yang bisa dilakukan dengan menggunakan mesin TCM, Tes Cepat Molekuler TB yang saat ini sudah tersebar di seluruh wilayah Tanah Air sejak tahun 2015. Kemarin kami sudah menyebarkan mengirimkan 6.300 catridge ke 64 rumah sakit di 64 Kabupaten/Kota di 30 provinsi,” ujar Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (13/5/2020). (Baca juga: Bertambah 689, Jumlah Positif Corona di Indonesia Menjadi 15.438 Orang )

Bahkan, kini Kabupaten Yapen Provinsi Papua pun sudah bisa melaksanakan pemeriksaan spesimen secara mandiri. “Sehingga sekarang Kabupaten Yapen pun mampu melakukan pemeriksaan COVID-19 secara mandiri dengan menggunakan mesin TCM,” jelas Yuri.

Peningkatan kapasitas pemeriksaan juga dilakukan dengan memanfaatkan mesin PCR untuk pengetesan HIV/AIDS. “Hal yang sama juga kita tingkatkan dengan memanfaatkan mesin PCR yang selama ini digunakan untuk melakukan penilaian pengukuran viral load pada HIV/AIDS. Mesin ini juga sudah tersebar di banyak daerah dan ini adalah bagian dari program,” terang Yuri.

Kemaren, kata Yuri, di DKI Jakarta untuk pengetesan dengan viral load PCR HIV/AIDS sudah mampu melaksanakan 2.592 tes di dua rumah sakit. “Selain itu, di DIY kita tambahkan 480 tes, di Jawa Timur 768 tes, Nusa Tenggara Timur di kota Kupang sudah kita tambahkan dengan 480 tes. Di Papua kita tambahkan 1.440 tes,” katanya.

“Artinya, bahwa semakin banyak sekarang yang kita bisa lakukan untuk melaksanakan tes. Kami juga sudah menyebar kan ini ke beberapa kota di daerah Sumatera khususnya di Nias. Kemudian di Kalimantan Tengah, di Papua kemudian Papua Barat, NTT termasuk di Maluku Utara,” sambung Yuri. (Baca juga: Achmad Yurianto Ungkap Lebih Banyak Laki-Laki Terpapar Covid-19 )

Sehingga, jelas Yuri sampai dengan hari ini spesimen yang telah diperiksa adalah sebanyak 169.195 spesimen. “Jumlah ini adalah gabungan dari pemeriksaan dengan menggunakan Real Time PCR maupun dengan pemeriksaan tes cepat molekuler. Ini kita ambil dari jumlah kasus sebanyak 123.572 orang,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved