Ridwan Kamil vs Mahfud MD, Pengamat: Saling Menyalahkan Tak Selesaikan Masalah

Kamis, 17 Desember 2020 - 15:15 WIB
loading...
Ridwan Kamil vs Mahfud...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuntut tanggung jawab Menko Polhukam Mahfud MD dalam kasus kerumunan massa Habib Rizieq di sejumlah tempat. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tudingan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang menyebut pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjadi pemicu kerumunan massa Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah tempat menuai pro dan kontra. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menjadi salah satu pihak yang kurang setuju dengan tudingan Ridwan Kamil itu.

"Saling menyalahkan tak akan menyelesaikan persoalan," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Rabu (16/12/2020).

Namun, kata dia, soal konsep keadilan, hukum memang harus adil dan tak memihak. "Jika kepala daerah diperiksa soal kerumunan. Tak ada salahnya polisi mengklarifikasi dan menanyai menteri," katanya. (Baca juga: Ridwan Kamil vs Mahfud MD, Elite Kekuasaan Diingatkan untuk Mengukur Pernyataan )

Menurut dia, bukan hanya kepala daerah yang harus bertanggung jawab. "Tapi menteri dan presiden memiliki tanggung jawab sesuai dengan porsinya masing-masing. Namun kan tak mungkin juga polisi minta klarifikasi Menko Polhukam. Karena polisi ada dalam koordinasinya," katanya.

Untuk diketahui sebelumnya, Ridwan Kamil telah menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Polda Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (16/12/2020). Pria yang akrab disapa Kang Emil itu diperiksa terkait kerumuman massa saat pentolan FPI Habib Rizieq Shihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jabar, beberapa waktu lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Rekomendasi
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Mahfud MD: Wacana Kabinet...
Mahfud MD: Wacana Kabinet Diisi 40 Menteri Tidak Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved